Punya aviary mini di rumah memang menyenangkan. Bisa menjadi hiburan harian agar hati tenang dan adem.
Bagaimana tidak, memiliki aviary berarti setiap pagi dihibur kicauan burung. Juga melihat mereka saling berloncatan dalam keceriaan.
Tapi, jenis burung yang dimasukkan juga tak bisa sembarangan. Harus mempertimbangkan karakter, ukuran, hingga kebutuhan pakan.
Nah, ada lagi agar semua burung di aviary mini hidup rukun. Yaitu usahakan membuat zona ruang di dalamnya.
Ada bagian tinggi buat burung terbang. Ada pula bagian tengah dengan tangkringan.
Kemudian ada pula lantai dengan rumput atau pasir halus. Jadi, burung nggak berebut tempat dan bisa saling berbagi ruang dengan damai.
Perhatikan juga soal jumlah jantan dan betina. Kalau bisa, jumlah betina lebih banyak. Biar nggak ada drama rebutan pasangan.
Pejantan cenderung lebih teritorial. Apalagi kalau lagi birahi. Maka, kombinasi ideal adalah 1 jantan dengan 2–3 betina sejenis.
Pakan juga penting. Sediakan beberapa tempat pakan yang terpisah.
Alasannya, karena burung dominan kadang suka menguasai satu tempat. Mereka tidak memberi akses ke burung lain.
Variasikan juga makanannya. Mulai dari biji-bijian, buah, sayur, hingga serangga kering sesuai kebutuhan tiap jenis burung.
Baca Juga: Suara Burung Lark Calandra yang Penuh Harmoni, Seindah Apa Kicauannya?
Dan jangan lupakan karantina buat burung baru. Sebelum dimasukkan ke dalam aviary, burung sebaiknya dikarantina dulu minimal seminggu.
Hal itu untuk memastikan burung bebas kutu atau penyakit. Ini penting supaya burung lain nggak ikut tertular penyakit dari pendatang baru.
Dengan komposisi yang pas, aviary mini kamu bisa jadi tempat tinggal burung yang damai dan penuh warna. Tak cuma enak dilihat, tapi juga bikin suasana rumah lebih hidup.
Asal dirawat dengan benar, mereka bakal kasih hiburan alami setiap hari. Tanpa perlu TV atau gadget lagi. (*)
Editor : Mahfud