Memilih sangkar burung itu tak bisa asal beli. Misal hanya karena bentuknya lucu atau warnanya yang kece.
Mengapa? Karena setiap burung punya karakter dan kebutuhan yang berbeda-beda. Hal itu berpengaruh banget ke jenis sangkar yang cocok buat mereka.
Salah pilih sangkar justru bisa bikin runyam. Membuat burung stres, galak, gampang sakit, atau bahkan mogok bunyi. Wah, jangan sampai itu terjadi deh!
Mengapa burung bisa stres bila sangkar tak cocok? Bayangkan saja kamu tinggal di kamar sempit, gelap, dan nggak sesuai kebutuhan kamu sehari-hari.
Tak nyaman, kan? Nah, begitu juga dengan burung. Sangkar bukan cuma tempat tinggal. Melainkan juga ruang bermain, tempat istirahat, dan kadang tempat buat mereka cari jodoh.
Karena itu, perhatikan betul bagaimana mendapat sangkar burung yang tepat. Berikut ini beberapa tips yang bisa dilakukan.
Sesuaikan Ukuran Sangkar dengan Penghuninya
Pertama-tama, ukuran burung adalah faktor utama. Burung kecil seperti pleci, ciblek, atau kolibri tentu butuh sangkar mungil.
Tapi kalau burungnya murai batu, cucak ijo, atau jalak, tentu butuh ruang lebih lega. Ukuran sangkar harus proporsional biar burung bisa gerak bebas tanpa risiko sayap patah gara-gara terbentur jeruji.
Sesuaikan dengan Karakter Burung
Kedua, karakter burung juga menentukan. Burung yang aktif, suka loncat-loncat atau terbang kayak lovebird dan kenari, sebaiknya pakai sangkar yang panjang horizontal.
Sementara burung yang lebih kalem kayak cendet atau anis kembang bisa pakai sangkar bulat biasa. Penting banget nih, supaya burung tidak cepat bosan dan tetap ceria.
Bahan Sangkar Juga Harus Disesuaikan, Jangan yang Mudah Karatan
Jangan lupakan bahan sangkarnya. Sangkar dari bambu cocok buat harian karena adem dan ringan.
Tapi kalau kamu suka ikut lomba, sangkar dari besi atau kayu jati biasanya lebih disukai karena kuat dan tampilannya lebih elegan. Asal jangan pakai bahan yang mudah karatan, ya, bahaya buat kesehatan burung juga.
Bentuk Bebas tapi Harus Aman untuk Burung
Soal bentuk, pilih yang sesuai selera. Tetapi tetap aman buat burung. Bentuk bulat sering dipakai buat lomba. Karena burung lebih fokus dan nggak nabrak sudut.
Tapi sangkar kotak juga banyak dipilih karena lebih mudah ditata. Terutama buat yang pelihara lebih dari satu burung.
Jarak Antar-jeruji Penting agar Burung Tak Gampang Terselip
Jangan cuma lihat dari luar saja. Jarak antar-jeruji itu penting banget.
Burung kecil gampang nyelip keluar kalau jaraknya terlalu renggang. Idealnya, jarak jeruji buat burung kecil maksimal 1 cm.
Kalau burungnya besar, boleh lebih renggang. Asal tetap aman dan nggak bikin kaki nyangkut.
Pilih yang Ada Tempat Khusus untuk Makan-Minum
Kenyamanan burung juga ditentukan dari tempat pakan dan minumnya. Pilih sangkar yang ada tempat khusus buat makan dan minum. Khususnya yang gampang dijangkau burung dan nggak mudah tumpah.
Beberapa sangkar murah suka asal tempel. Ujung-ujungnya malah berantakan dan kotor terus.
Harus Mudah Dibersihkan
Sangkar yang baik juga harus gampang dibersihkan. Bagian bawahnya harus bisa dilepas pasang biar kotoran bisa langsung dibuang dan nggak numpuk.
Kebersihan kandang itu sangat penting. Agar mencegah penyakit seperti snot, kutu, atau gangguan pernapasan.
Khusus Kontes, Sangkar Berstandar Khusus
Kalau kamu pelihara burung buat kontes, sangkar lomba punya standar tersendiri. Biasanya punya desain klasik, warna netral, dan bahan pilihan.
Banyak juga yang dihias ukiran khas. Tapi tetap fungsinya jangan kalah sama tampilannya. Jangan sampai burung nggak nyaman cuma karena kamu mengejar estetika.
Jangan Asal Pilih Tangkringan
Tangkringan juga harus diperhatikan. Jangan asal pakai. Pilih tangkringan dengan diameter yang sesuai kaki burung.
Bahannya bisa dari kayu kasar, biar cengkeraman burung kuat dan nggak bikin kaki lecet. Posisi tangkringan juga jangan terlalu tinggi atau terlalu rendah.
Hati-Hati, Warna Sangkar Bisa Pengaruhi Mood Burung
Warna sangkar juga bisa memengaruhi mood burung lho! Beberapa burung lebih tenang kalau sangkarnya warna gelap seperti cokelat tua atau hitam.
Tapi untuk lomba, warna natural dan bersih lebih disukai. Karena bikin burung kelihatan lebih menarik di mata juri.
Tambah Cepuk Mandi Bila Diperlukan
Kalau pelihara burung yang suka main air seperti anis merah atau cucak rowo, pertimbangkan sangkar yang bisa ditambah cepuk mandi. Ada juga sangkar modern yang sudah punya tempat mandi khusus di bawah jeruji. Jadi burung bisa mandi kapan aja tanpa perlu dikeluarin.
Untuk Ternak, Sangkar Model Sekat Bisa Cocok
Buat kamu yang pelihara burung sepasang atau beternak, sangkar model sekat juga cocok. Biasanya jenis ini bisa dibuka tutup tengahnya biar burung bisa beradaptasi dulu sebelum dijodohkan. Tapi pastikan ventilasinya tetap bagus ya.
Daerah Panas, Pilih Sangkar Bersirkulasi Baik
Untuk kamu yang tinggal di daerah panas, pilih sangkar yang punya sirkulasi udara baik. Hindari sangkar full kaca atau plastik tertutup.
Burung bisa kepanasan dan jadi lesu. Udara yang segar bikin burung makin gacor dan sehat.
Beli Sangkar Sesuaikan Kondisi Keuangan
Terakhir, sesuaikan anggaran dengan kebutuhan. Banyak sangkar bagus dengan harga terjangkau asal pintar pilih.
Tapi jangan juga ngirit berlebihan sampai burungnya jadi korban. Ingat, sangkar yang tepat adalah investasi jangka panjang buat kesehatan dan performa burung kesayanganmu.(*)
Editor : Mahfud