Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Dibalik Kata 'Ara Ara' yang Bikin Gemas! Ini Arti dan Kenapa Sering Muncul di Anime

Internship Radar Kediri • Jumat, 9 Mei 2025 | 14:30 WIB

Anime
Anime

JP Radar Kediri – Bagi para penggemar anime, terutama yang menyukai karakter perempuan dewasa dengan aura lembut dan menggoda, ungkapan “Ara Ara” pasti sudah sangat familiar.

Kata ini sering kali diucapkan dengan nada lembut dan ekspresi manja oleh karakter-karakter yang berperan sebagai sosok kakak perempuan (onee-san) atau wanita dewasa yang tenang dan penuh pesona. 

Tapi apa sebenarnya arti dari ungkapan ini? Mengapa kata yang terdengar sederhana ini bisa begitu ikonik dan bahkan jadi bahan meme di kalangan wibu?

Apa Arti “Ara Ara”?

Secara harfiah, “Ara Ara” adalah bentuk ekspresi dalam bahasa Jepang yang digunakan untuk menunjukkan keterkejutan ringan atau rasa prihatin secara halus. 

Dalam bahasa Indonesia, bisa diartikan sebagai “Oh, oh…”, “Aduh, aduh…”, atau “Yah, yah…”. Ini merupakan bentuk reaksi sopan terhadap sesuatu yang tak terduga atau mengkhawatirkan, terutama diucapkan oleh perempuan dalam nada yang lembut dan keibuan.

Baca Juga: Tak Sekadar Hiburan, Ini Pengaruh Anime terhadap Sikap dan Karakter Pelajar Indonesia

Meski begitu, dalam budaya populer seperti anime, frasa ini seringkali membawa nuansa genit atau menggoda, tergantung siapa yang mengucapkannya dan dalam konteks apa.

Dari Mana Asalnya Ungkapan Ini?

“Ara Ara” merupakan bentuk pengulangan dari kata “Ara”, yang merupakan ekspresi feminin dari keheranan atau perhatian. Dalam budaya Jepang, pengulangan kata biasanya berfungsi untuk menambah kesan lembut, halus, atau dramatis. 

Karena ekspresi ini bersifat sopan dan halus, biasanya digunakan oleh perempuan terutama yang lebih tua atau dewasa dalam percakapan sehari-hari. 

Seiring berkembangnya media hiburan Jepang, ungkapan ini mulai dilekatkan pada karakter-karakter dengan stereotipe tertentu, hingga menjadi bagian dari karakterisasi khas.

Kapan dan Bagaimana “Ara Ara” Digunakan?

Dalam kehidupan nyata, “Ara Ara” sering digunakan oleh wanita Jepang untuk merespons situasi yang tak terduga, seperti melihat seseorang ceroboh, anak kecil nakal, atau ketika menyaksikan sesuatu yang memprihatinkan dengan cara yang lembut. 

Baca Juga: Donald Trump Tampil sebagai Pahlawan Anime di Video Klip Satir 'Go, Ini Perannya

Misalnya, ketika melihat anak menjatuhkan mainan, seorang ibu bisa berkata, “Ara ara, kamu jatuhkan lagi ya.” Artinya tidak selalu menggoda atau manja, tapi menunjukkan perhatian dan kepedulian. 

Namun demikian, dalam dunia anime, nuansa ini sering digeser menjadi lebih menggoda dan sensual, yang menjadikan ungkapan ini jauh lebih “berdampak” di telinga penonton.

“Ara Ara” dalam Anime

Dalam anime, “Ara Ara” kerap kali digunakan oleh karakter perempuan dewasa yang memiliki sifat tenang, lembut, dan sedikit misterius. Mereka biasanya digambarkan sebagai wanita yang percaya diri dan tahu bagaimana menarik perhatian tanpa harus berusaha keras. 

Nada bicara mereka pelan, manis, dan membuat penonton merasa tertarik, bahkan gemetar. Contoh penggunaannya sering muncul ketika karakter tersebut melihat hal lucu, menjengkelkan, atau saat menggoda karakter lain (biasanya laki-laki yang lebih muda atau pemalu). Intonasi dan ekspresi wajah yang menyertainya sangat menentukan makna emosional dari kata ini.

Penggunaan dalam Kehidupan Nyata di Jepang

Walaupun “Ara Ara” terdengar seperti bahasa anime, ungkapan ini tetap digunakan dalam kehidupan nyata di Jepang, terutama oleh wanita dewasa. Namun, konteksnya tidak semewah atau segenit seperti di anime. 

Baca Juga: Gak Nyangka! 3 Anime Terkenal Ini Diam-Diam Angkat Budaya dan kuliner Indonesia, Ada Tempe dan Es Teler!

Ungkapan ini bisa digunakan oleh ibu, guru, atau wanita yang menunjukkan perhatian lembut terhadap seseorang. Meski begitu, karena kepopulerannya di media, terutama anime dan meme, “Ara Ara” sekarang kadang digunakan oleh anak muda atau bahkan pria dalam konteks humor atau parodi, baik dalam media sosial maupun dalam cosplay dan konten kreatif lainnya.

Ungkapan “Ara Ara” adalah contoh menarik bagaimana ekspresi sehari-hari dalam bahasa Jepang bisa berubah makna ketika masuk ke dunia anime dan budaya pop. 

Dari kata sopan yang penuh perhatian menjadi ungkapan menggoda yang ikonik, “Ara Ara” telah melewati batas budaya dan menjadi frasa yang dikenal bahkan oleh mereka yang tidak terlalu akrab dengan bahasa Jepang. 

Ketika kamu mendengar seseorang berkata “Ara Ara” dengan nada tertentu, kamu mungkin akan langsung tahu maksudnya entah itu lelucon, godaan, atau perhatian tulus. 

Yang jelas, ungkapan ini telah menjadi bagian dari budaya global yang terus hidup di antara para penggemar anime dan pencinta Jepang(vyn)

Baca Juga: Wajib Tonton! Ini 7 Film Anime Terbaik yang Tak Boleh Kamu Lewatkan

Penulis: Muhammad Alvin Riandi Zahra

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#budaya #anime #Ungkapan #frasa #mengoda selera #manja #wanita #feminim #ekspresi