JP Radar Kediri - Sabo, salah satu karakter kunci dalam One Piece, ia berhasil selamat dari ancaman mengerikan Im Sama. Padahal, peluang hidup Sabo hampir mustahil setelah insiden di Lulusia.
Namun kenyataannya, ia kembali muncul dengan kondisi yang tidak terduga. Banyak penggemar bertanya-tanya, bagaimana mungkin Sabo bisa lolos dari sosok sekuat Im Sama yang dikatakan mengendalikan dunia?
Baca Juga: Zoro Adalah Keturunan Ryuma? Ini Bukti-Buktinya dari Manga One Piece!
Teori-teori liar pun bermunculan di komunitas One Piece. Beberapa percaya bahwa kekuatan tersembunyi Sabo adalah kunci, sementara lainnya meyakini ada konspirasi besar yang melibatkan para Revolusioner di balik layar.
Fakta bahwa Pemerintah Dunia berusaha keras menutupi insiden ini justru memperkuat dugaan tersebut. Yang jelas, keberhasilan Sabo bukan semata-mata soal keberuntungan.
Ada faktor-faktor penting yang memungkinkan dia bertahan hidup. Berikut tiga penjelasan paling masuk akal kenapa Sabo bisa melarikan diri dari cengkeraman Im Sama!
- Kecerdasan Sabo Membaca Situasi di Lulusia
Sabo dikenal bukan hanya sebagai petarung hebat, tetapi juga sebagai salah satu pemikir terbaik di Pasukan Revolusioner. Sejak menginjakkan kaki di Lulusia, ia kemungkinan besar sudah merasakan ada yang tidak beres.
Aktivitas Pemerintah Dunia yang lebih intens dari biasanya mungkin membuat Sabo curiga terhadap adanya ancaman besar. Membaca situasi adalah salah satu keahlian yang membuat Sabo menjadi tangan kanan Dragon.
Tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, Sabo selalu berusaha memahami "pola" musuhnya. Dengan kejelian ini, ia bisa memprediksi bahwa serangan terhadap Lulusia bukan sekadar insiden biasa.
Baca Juga: Jika Joy Boy melawan Im Sama, Siapa yang Menang di One Piece?
Twist-nya, banyak yang percaya bahwa Sabo menemukan jalur pelarian rahasia sebelum serangan besar terjadi. Entah itu melalui jaringan bawah tanah atau bantuan warga setempat, Sabo disebut-sebut sudah mempersiapkan rute kabur bahkan sebelum ledakan besar meluluhlantakkan kerajaan tersebut.
Inilah yang membuat Sabo bisa menghilang dari radar Pemerintah Dunia. Kecerdasan dalam membaca pola bahaya membuatnya selangkah lebih maju dari Im Sama dan agen-agen rahasia yang mengincarnya.
- Ada Bantuan Rahasia dari Pasukan Revolusioner
Selain kecerdasannya sendiri, faktor eksternal juga diduga kuat berperan besar. Dragon dan Pasukan Revolusioner bukan tipe organisasi yang membiarkan salah satu komandannya beraksi tanpa jaring pengaman.
Sejak awal, misi penyusupan Sabo ke Lulusia pasti sudah disusun dengan rencana cadangan. Bantuan mungkin datang dalam bentuk sinyal tersembunyi, teknologi komunikasi khusus, atau bahkan agen yang menyamar di dalam kerajaan.
Baca Juga: 5 Admiral Terkuat di One Piece, Siapa yang Paling Layak Disebut Monster Angkatan Laut?
Beberapa spekulasi menyebutkan bahwa Dragon menempatkan mata-mata khusus untuk berjaga-jaga jika terjadi serangan mendadak dari Pemerintah Dunia.
Yang mengejutkan, ada kemungkinan bahwa momen "hilangnya" Sabo dari sinyal Den Den Mushi bukan karena ia tewas, melainkan bagian dari taktik kamuflase. Dengan menghilangkan jejak komunikasinya, Pasukan Revolusioner bisa membuat Pemerintah Dunia percaya bahwa Sabo telah tewas bersama Lulusia.
Hasilnya? Sabo berhasil selamat dan membawa informasi penting tentang Im Sama. Ini memperkuat dugaan bahwa Pasukan Revolusioner sebenarnya lebih siap daripada yang selama ini diperlihatkan di permukaan cerita.
Baca Juga: Seberapa Kuat Kizaru? Admiral Misterius yang Ditakuti di Dunia One Piece
- Im Sama Sengaja Membiarkan Sabo Hidup
Teori yang lebih kontroversial tapi sangat menarik adalah bahwa Im Sama sengaja membiarkan Sabo hidup. Dalam politik tingkat tinggi seperti di dunia One Piece, menghilangkan karakter bukan selalu solusi terbaik.
Sabo yang selamat membawa efek domino besar. Ia menjadi saksi mata kehancuran Lulusia, mengetahui sebagian rahasia tentang Im Sama, dan kini menjadi simbol pemberontakan melawan Pemerintah Dunia.
Baca Juga: 10 Pedang Terkuat di One Piece, Salah Satunya Jadi Pedang Milik Zoro!
Dengan kata lain, keberadaan Sabo bisa memancing kelompok pemberontak lain untuk keluar dari persembunyian. Jika ini bagian dari strategi Im Sama, maka Pemerintah Dunia mungkin sedang menyiapkan jebakan lebih besar.
Membiarkan Sabo menjadi "umpan hidup" bisa membuka jalan untuk menangkap Dragon, Ivankov, bahkan mungkin membongkar jaringan Pasukan Revolusioner.
Ironisnya, dalam upaya untuk menyerang balik, Sabo justru mungkin sedang memainkan peran yang diinginkan oleh Im Sama. Ini membuat cerita One Piece semakin penuh intrik dan ketegangan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Keberhasilan Sabo lolos dari tangan Im Sama adalah gabungan dari kecerdasan, dukungan organisasi, dan mungkin bagian dari rencana jahat yang lebih besar.
Apa pun alasannya, satu hal yang pasti, peran Sabo di One Piece belum selesai. Justru, ia kini memegang kunci penting yang bisa mengubah nasib dunia!
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Jauhar Yohanis