Agus ‘Kang Dalang’ Budiono, Polisi yang Juga Pegiat Seni Jaranan, Tepis Stigma Negatif Dengan Ini!


KEDIRI, JP Radar Kediri - Dulu, cita-citanya adalah jadi pekerja migran. Kemudian pulang membuka jasa bengkel. Ternyata, jalannya adalah jadi polisi sekaligus pegiat seni.
HILDA NURMALA RISANI, Kota, JP Radar Kediri
Jam dinding menunjukkan pukul 09.00. Aiptu Agus Budiono masih duduk di ruangannya, di Kepolisian Sektor (Polsek) Kota. Mempersiapkan diri sebelum terjun ke lapangan. Sebagai bhayangkara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat (bhabinkamtibmas) di Kelurahan Kemasan.
“Barusan selesai apel,” ucapnya ramah.
Baca Juga: Sisi Lain Tim URC BPBD Kota Kediri! Tak Hanya Bergelut dengan Bencana, Juga Langganan Rescue Pendaki
Sepintas, memang tak ada beda antara Agus dengan bhabinkamtibmas lain. Namun bila menelisik lebih jauh dalam kesehariannya maka akan terlihat sesuatu yang lain dari sosoknya. Dia memiliki cara yang tidak monoton dalam bertugas. Melainkan ‘menjerumuskan’ dirinya di bidang seni, khususnya jaranan.
“Selain membangun relasi juga bisa menggali informasi dari warga,” kata polisi yang sempat bertugas sebagai buru sergap (buser) reserse kriminal ini.
Tentu saja sebagai polisi wilayah tugasnya berpindah-pindah. Namun yang khas, yang pertama dilakukan tetap sama. Mencari komunitas jaranan terlebih dulu. Tak heran dia mendapat panggilan yang identik, Kang Dalang. Menandakan seperti apa kecintaannya pada dunia seni.
Ketertarikannya pada jaranan jauh sebelum dia masuk kepolisian. Tepatnya ketika masih di bangku SMA, 2001 silam. Kebetulan ayahnya adalah penata gamelan di pementasan wayang.
Apalagi ketika sang adik lebih dulu bergelut dengan dunia seni. Membuatnya terpancing menerjuninya juga.



