Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tips Mendapatkan Cuan Maksimal saat Ramadhan 2026: Strategi Jualan Laris Manis!

Internship Radar Kediri • Rabu, 18 Februari 2026 | 04:38 WIB

Pedagang Takjil di Bulan Ramadhan
Pedagang Takjil di Bulan Ramadhan

JP RADAR KEDIRI – Hitungan hari menuju bulan Ramadhan 1447 H semakin dekat, khususnya bagi umat muslim yang menjalankan ibadah puasa, dengan menahan lapar dan dahaga sejak terbit fajar-matahari terbenam. Datangnya bulan suci, berbagai tradisi khas mulai terasa. Momen ini pun menghadirkan kebahagiaan sekaligus mempererat kebersamaan di tengah masyarakat lintas agama. Tidak hanya mengusung nuansa religius, namun juga menggerakan perputaran perkonomian hingga membuka peluang meraup cuan.

Ramadhan selalu identik dengan beragam kegiatan, mulai dari berburu takjil, buka bersama, ngabuburit, hingga berbelanja untuk kebutuhan lebaran. Aktivitas tersebut bukan hanya sekedera rutinitas tahunan saja, tetapi juga menciptakan peluang usaha baru.

Baca Juga: Jadwal Sidang Isbat Penentuan Puasa Ramadhan 2026, Pemantauan Hilal di 96 Titik

Permintaan konsumen Lonjakan selama Ramadhan terlihat cukup meningkat, terutama untuk kebutuhan berbuka puasa hingga persiapan Lebaran. Kondisi ini membuat aktivitas ekonomi di tengah ikut masyarakat bergerak sepanjang Ramadhan.

Fenomena ini dibuktikan dengan meningkatnya aktivitas ekonomi selama Ramadhan bukan sekadar anggapan. Penelitian berjudul “Pengaruh Bulan Ramadhan terhadap UMKM di Kelurahan Sidorejo Hilir” yang dilakukan tim peneliti Universitas Negeri Medan menyebutkan, bulan Ramadhan membawa perubahan dalam pola konsumsi masyarakat, yang berdampak pada naiknya turunnya pendapatan para pelaku UMKM. Dalam perspektif teori ekonomi, fenomena ini dapat dijelaskan melalui permintaan hukum dan elastisitas konsumsi, dimana permintaan terhadap produk tertentu meningkat karena perubahan kebutuhan dan kebiasaan masyarakat selama bulan puasa.

Di balik ramainya dan tingginya antusiasme masyarakat pada momen Ramadhan, kondisi tersebut dapat membuka peluang bagi peluang usaha untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadhan. Peluang ini dapat diwujudkan melalui usaha musiman maupun usaha yang berkelanjutan setelah Ramadhan usai.

Melihat peluang tersebut, disarankan bagi para pelaku usaha mencermati kebutuhan pasar serta menyesuaikan strategi yang tepat agar usaha yang dijalankan dapat diminati.

Baca Juga: Strategi Bisnis KitKat: Rahasia Bertahan dan Bertumbuh Puluhan Tahun di Pasar Global

Tren baju lebaran 2026
Tren baju lebaran 2026

Berikut beberapa saran ide usaha yang bisa diterapkan yang kerap diminati masyarakat saat Ramadhan:

  1. Minuman Segar
    Minuman segar dan manis, sangat diminati serta menjadi pilihan utama para konsumen untuk menemani berbuka puasa. Seperti Ramadhan tahun lalu es akuarium (berbagai varian rasa) sangat diminati para pelaku usaha untuk dijadikan bisnis karena permintaan konsumen. Aneka minuman lainnya, es teh, es buah, es sirup, es janggelan.
  1. Makanan dan Gorengan
    Aneka macam lauk dan gorengan, menjadi pilihan konsumen terutama gorengan. Apalagi fenomena masyarakat berburu gorengan sempat viral di media sosial karena tingginya antuasiasme.
  1. Hampers dan Parcel
    Tradisi berbagi hampers dan parsel lebaran saat Ramadhan, banyak diminati terutama pada konsumen di lingkup kerja, biasanya akan dipublikasikan kepada rekan kerja. Tak hanya di lingkup kerja, berlaku juga untuk sahabat, keluarga, hingga pasangan.
  1. Kue Lebaran
    Kue kering salah satu produk yang laris sepanjang Ramadhan. Konsumen biasanya membeli lebih awal sebelum lebaran tiba.
  2. Kurma
    Selain kue kering juga ada kurma, turut diminati melojak saat Ramadhan. Data dari Pusat Perakitan dan Modernisasi Pertanian Perkebunan, Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian menunjukkan, penjualan kurma dapat meningkat hingga sekitar 50% pada awal bulan Ramadhan dibandingkan hari biasa. Di luar bulan puasa, kurma tetap dikonsumsi meski tidak seintensif saat Ramadhan, umumnya sebagai camilan sehat atau pemanis alami.

Sebagai salah satu contoh pedagang di kota kediri pada saat Ramadhan tahun lalu Pedagang mengalami penawaran pada kurma.

“Satu minggu terakhir, penjualannya mencapai 20 kilogram (kg) setiap harinya. Tentu ini lebih banyak dari hari biasa yang hanya 5 kg,” ujar Hidayah.

  1. Pakaian Lebaran
    Meskipun usaha ini memerlukan modal besar dari yang lain, namun tetap menjajikan. Usaha ini bisa dicoba, mengingat banyak masyarakat yang mengikuti tren (FOMO) di media sosial. Tren lebaran tahun ini diprediksi kembali dinikmati masyarakat, baju lebaran kurung melayu, baju sarimbit, hingga baju kaftan.

Baca Juga: Jadwal Libur Sekolah Awal Puasa Ramadhan 2026, Sampai 9 Hari?

Dari berbagai ide bisnis tersebut, pilihan mana yang akan diterapkan menejelang Ramadhan yang tinggal menghitung hari? Ide bisnis ini tidak hanya menyasar konsumen beragam muslim, tapi juga diminati oleh masyarakat lintas agama. Selain membuka kesempatan ekonomi, momen Ramadhan juga turut mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

 

Penulis adalah Thalia Angel Kesi, Mahasiswa Politeknik Negeri Malang.   Untuk mendapatkan berita-    berita terkini     Jawa Pos     Radar Kediri    , silakan bergabung di saluran WhatsApp "    Radar Kediri    ". Caranya klik link join    saluran WhatsApp Radar Kediri.    Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

 

 

 

Editor : rekian
#ramadhan #peluang usaha #ide usaha #ekonomi #ide bisnis #peluang bisnis #tips #cuan #2026 #tren #1447 Hijriah #Trik