KEDIRI, JP Radar Kediri– Warga di Kediri harus lebih bijak membelanjakan uangnya. Sebab, harga-harga kebutuhan pokok di pasar tradisional kian tak terkendali. Bahkan harga minyak goreng (migor) dan telur semakin gacor hingga tingkat pengecer.
Seperti harga Minyakita, saat ini harganya sudah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET). Tembus 18 ribu per liter. Padahal sebelumnya, masih di bawah HET. Hanya Rp 16 ribu per liter.
“Kenaikan harga minyak goreng ini sudah terjadi sejak dua minggu yang lalu,” ujar Galih, salah satu pedagang sembako di Pasar Sumberejo, Kecamatan Ngasem. Seperti diketahui HET-nya migor adalah Rp 15.700 per liter.
Kenaikan harga migor itu disebabkan karena berdekatan dengan momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal yang sama juga terjadi pada komoditas telur ayam. Pada minggu ketiga Desember ini, harga telur naik hingga Rp 3 ribu per kilogram. Telur ayam biasa yang semula Rp 26 ribu kini menjadi Rp 28.500 per kilogram. Sementara telur omega naik lebih tajam dan kini dibanderol dengan harga Rp 36 ribu per kilogram. Saat normal harganya hanya Rp 28 ribu per kilogram.
Tingginya harga telur itu membuat warga mulai membatasi pembelian. Seperti yang dialami Galih, jika biasanya dia menjual 100–150 kg telur per hari, kini penjualannya merosot di kisaran 70–80 kg saja. “Sepertinya (kenaikan harga, Red) tidak hanya karena momen Natal. Tapi juga stoknya terserap untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG),” imbuhnya.
Sementara itu, Hartina, pengusaha kue kering asal Kecamatan Ngasem, ikut merasakan dampak karena mahalnya harga telur dan minyak. “Sekarang, mau menaikkan harga kue takut tidak laku tapi kalau tetap jual murah ya rugi di biaya bahan,” keluhnya.
Terpisah Kabid Perdagangan Diperindag Kabupaten Kediri Roni Jatmiko belum memberikan penjelasannya terkait dengan fenomena kenaikan harga sembako tersebut. “Saya masih ada kegiatan di luar kantor. Insya Allah, minggu depan (minggu ini, Red),” ujar Roni saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Jumat (19/12) lalu.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian