Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Realisasi Penyaluran Beras SPHP Baru 21 Persen

Hilda Nurmala Risani

 


Advertisement

TEKAN HARGA: Anggota polwan Polres Kediri Kota ikut menyalurkan beras SPHP dari Bulog Cabang Kediri
TEKAN HARGA: Anggota polwan Polres Kediri Kota ikut menyalurkan beras SPHP dari Bulog Cabang Kediri

KEDIRI, JP Radar Kediri- Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Kediri baru menyalurkan beras SPHP sebanyak 4.500 ton. Padahal jumlah yang harus disalurkan sebanyak 21 ribu ton.

Artinya, Bulog Cabang Kediri baru bisa merealisasikan penyaluran beras SPHP sebanyak 21 persen dari total yang masuk target. Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Kediri Harisun optimistis bisa memenuhi target penyaluran hingga akhir tahun ini.

“Optimistis bisa tersalurkan ke wilayah Kediri dan Nganjuk,” ujarnya. Lebih lanjut, penyaluran beras SPHP ini dilakukan melalui pemerintah daerah, TNI/Polri, dan pedagang yang menjadi mitra resmi dari Bulog.

Menurutnya ada belasan pedagang beras SPHP yang terdaftar resmi di Bulog. Di wilayah Kabupaten Kediri sejumlah 10 pasar tradisional dan Kota Kediri sebanyak 9 pasar tradisional.
“Penyaluran tak hanya melalui pemerintah. Tetapi juga melalui TNI/Polri,” beber lelaki asal Banyuwangi itu.

Advertisement

Ditanya terkait harga, Harisun menyebut jika beras medium harga eceran tertinggi (HET) Rp 13.500 per kilogram (Kg). Sedangkan untuk beras premium HET Rp 14.900.

Baca Juga: Harga Beras Medium di Kota Kediri Masih Relatif Tinggi, Pemkot Sebut Karena Faktor Ini

Apabila di lapangan ditemukan harga beras yang melebihi HET khususnya beras SPHP pihaknya tak segan untuk mencopot izin usahanya.

“Sesuai ketentuan harga beras SPHP itu harus lebih rendah dibandingkan HET yang telah ditetapkan,” tandasnya.

Bahkan Harisun menyebut ada tim khusus yang bertugas menjaga harga agar tetap stabil. Tim tersebut terdiri dari gabungan dari pemerintah daerah, Bulog, dan pihak kepolisian. Dengan jadwal pemeriksaan sesuai dengan yang telah disepakati bersama.

Meskipun saat ini yang terealisasi 21 persen, Harisun optimistis bisa mencapai di akhir tahun ini. Hal itu dapat dilihat dari antusias masyarakat membeli beras di event-event penjualan yang telah dijadwalkan.

“Harganya lebih murah sehingga cepat habis. Kami pun juga aktif melakukan penyaluran di beberapa gelaran pasar murah,” pungkasnya. 

 

 

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Kapolres Kediri Turun ke Jalan dalam Operasi Patuh Semeru! Utamakan Edukasi bagi Pengendara

Kapolres Kediri Turun ke Jalan dalam Operasi Patuh Semeru! Utamakan Edukasi bagi Pengendara

Kesadaran tertib berlalu lintas masih menjadi pekerjaan rumah.

Dua Cagar Alam Aman dari Karhutla, BKSDA Kediri Lakukan Mitigasi

Dua Cagar Alam Aman dari Karhutla, BKSDA Kediri Lakukan Mitigasi

BKSDA memastikan kawasan konservasi di Kabupaten Kediri masih aman dari kebakaran. Kondisi flora dan fauna yang dilindungi di dalamnya juga terpantau aman.

PHRI Sebut Okupansi Hotel dan Restoran Kediri Aman di Tengah Lesunya Ekonomi

PHRI Sebut Okupansi Hotel dan Restoran Kediri Aman di Tengah Lesunya Ekonomi

Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, tingkat okupansi hotel di Kabupaten Kediri disebut masih cukup terjaga.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer