Melihat Putri menyanyi dengan suaranya yang sangat merdu, saya seperti melihat sebuah ketegaran. Ketegaran seorang gadis belia, yang tak ingin dipandang sebelah mata oleh siapapun. Karena dia sangat yakin dengan kemampuan dan kekuatannya, meski siapa pun tahu, dia adalah penyandang disabilitas netra. Saya juga melihat ketegaran kedua orang tuanya yang saat itu mendampingi sang anak di balik panggung, menyanyikan dua buah lagu (Harusnya tampil satu lagu. Tapi oleh Simon Cowell, salah satu juri yang selama ini dikenal sangat pelit memuji peserta AGT, Putri diminta menyanyikan satu lagi lagi).
Putri adalah resultante dari sebuah ikhtiar yang tiada batas, dan kesabaran yang sangat ekstra dari kedua orang tuanya. Diceritakan, demi mendampingi, membimbing dan melatih Putri, kedua orang tua Putri sampai rela keluar dari pekerjaannya masing-masing. Apa yang dimaui Putri, asalkan itu positif, kedua orang tuanya selalu mengikutinya. Termasuk ketika Putri ingin memperdalam kemampuannya dalam menyanyi. Hingga Putri begitu mahir dalam memainkan piano, sekaligus bernyanyi dengan kemampuan suaranya yang sangat merdu. Bahkan, Putri juga piawai dalam menciptakan lagu. Saat tampil di AGT, Putri dengan sangat percaya diri tampil dengan lagu ciptaannya sendiri. Konon, lagu ciptaan Putri ini, sekarang sedang viral di Amerika. Dan konon, dibeli oleh Simon dengan nilai triliunan rupiah.
Putri tak hanya pintar bermain piano. Tak hanya mampu bernyanyi dengan suara yang sangat merdu. Tak hanya sangat fasih dalam berbahasa Inggris. Tapi, dia juga mampu membaca dan melantunkan ayat-ayat Alquran dengan sangat merdunya.
Melihat penampilan Putri, saya seperti melihat ayat-ayat Allah SWT yang ada di dalam Alquran. Putri, adalah manifestasi dari janji-janji dan firman Allah SWT yang terdapat di dalam Alquran. Setidaknya ada tiga ayat yang ada relevansinya dengan fenomena Putri Ariani.
Pertama, surat At Tin ayat 4: “Sungguh, kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya”. Ketika Allah menciptakan manusia, ketika seorang manusia lahir ke dunia ini, maka berarti itu sudah merupakan sebaik-baiknya bentuk. Meskipun, lahir dalam keadaan ada yang kurang atau ada yang tidak berfungsi di antara pancaindera, seperti dialami Putri ketika dia lahir, tapi sesungguhnya, sebagai ciptaan Allah, itu tetaplah sebaik-baiknya bentuk. Karena itu, kedua orang tua Putri tetap bersyukur dan menerima kehadiran Putri sebagai amanah yang diberikan Allah. Kedua orang tua Putri tetap menganggapnya sebagai permata, buah hati, yang harus dibina, dibimbing, dan dikembangkan potensi-potensi yang ada dalam dirinya. Sehingga, pada akhirnya, Putri menjadi seorang gadis dengan talenta yang luar biasa.
Kedua, surat Ar Ra’ad ayat 11: “ ……sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri….”. Kedua orang tua Putri, ingin anaknya sama dengan yang lain, meskipun kondisinya mengalami disabilitas netra. Kedua orang tua Putri, tidak ingin Putri dipandang sebelah mata dengan kekurangan yang ada pada dirinya. Maka, kedua orang tua Putri pun berusaha keras mendidik, memotivasi, membimbing, mengarahkan, sekaligus menggali potensi yang ada pada diri Putri. Saking kerasnya usaha mereka, hingga kedua orang tua Putri harus rela keluar dari pekerjaan mereka masing-masing. Ini demi agar bisa lebih fokus dalam mendidik, memotivasi, membimbing, mengarahkan dan menggali potensi yang ada pada diri Putri. Walhasil, Putri akhirnya bisa menjadi sosok dengan talenta yang luar biasa. Orang yang tak mengalami disabilitas pun, belum tentu bisa mencapai kesuksesan seperti Putri.
Ketiga, surat An Najm ayat 39: “….Bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya..”. Di sinilah berlaku kaidah: “Hasil tidak akan pernah mengkhianati proses”. Apa yang diraih Putri saat ini, mulai dari popularitas, hingga keuntungan materi, berkat kerja keras Putri. Berkat proses atau latihan panjang yang harus dia lalui dengan sangat disiplin. Dan tentu saja, berkat bimbingan, arahan dan motivasi dari kedua orang tuanya.
Wal akhir, fenomena Putri Ariani, adalah ayat-ayat Allah yang ditunjukkan kepada kita, agar kita selalu menjadi hamba yang bersyukur dan bersujud kepada-Nya. Sodaqallahul ‘adziim. (kritik dan saran:ibnuisrofam@gmail.com/IG:kum_jp) Editor : Anwar Bahar Basalamah