Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Puisi: Monggun Maulidiya Siregar & Putri Elpatisia Siringo

S
ilustrasi
ilustrasi

Advertisement

JEDAH

(MONGGUN MAULIDIYA SIREGAR)

Bukan tiada arti pijar di kepala tiang,

Advertisement

meski ia sekadar lelah yang menguning.

Di atas batu dingin bangku taman,

aku menenun arah:

Advertisement

menanti rupa yang terbit dari selatan,

sementara mataku terkunci pada gulita barat.

 

Entah apa yang kukejar dalam senyap

sehelai raga tanpa wujud,

Advertisement

Artikel Terkait

Puisi: Kristina Natalia Br Pasaribu & Lidya Manurung

Puisi: Kristina Natalia Br Pasaribu & Lidya Manurung

Puisi: Kristina Natalia Br Pasaribu & Lidya Manurung mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Med

Puisi: Dita Hasibuan & Inez Christy Saragih

Puisi: Dita Hasibuan & Inez Christy Saragih

Puisi karya Dita Hasibuan & Inez Christy Saragih mahasiswi yang tengah menempuh pendidikan di Universitas Negeri Medan.

Puisi: Aida Amalliah & Anggita Joito Grace

Puisi: Aida Amalliah & Anggita Joito Grace

Puisi: Aida Amalliah & Anggita Joito Grace mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer