Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Puisi: Monggun Maulidiya Siregar & Putri Elpatisia Siringo
S
Penulis: Shinta Nurma Ababil❯

Advertisement
JEDAH
(MONGGUN MAULIDIYA SIREGAR)
Bukan tiada arti pijar di kepala tiang,
Advertisement
meski ia sekadar lelah yang menguning.
Di atas batu dingin bangku taman,
aku menenun arah:
Advertisement
menanti rupa yang terbit dari selatan,
sementara mataku terkunci pada gulita barat.
Entah apa yang kukejar dalam senyap
sehelai raga tanpa wujud,
Advertisement
Artikel Terkait
Advertisement
Berita Terkini
Advertisement
Advertisement



