JP Radar Kediri - Di tengah gempuran tren kuliner kekinian yang silih berganti, daya tarik masakan legendaris tak pernah benar-benar pudar. Di Kediri, seporsi soto bukan sekedar urusan mengganjal perut, tapi juga merupakan warisan rasa yang turun-temurun.
Kediri menyimpan empat jenis soto autentik dengan ciri khas masing-masing, mulai dari kuah kaldu mangkuk daun waru di kawasan Pecinan, resep klasik sejak 1926 di jantung kota, sensasi mangkuk mini, hingga sensasi gurih kuah santan berpadu ayam bakar yang ikonik.
Mari membedah keempat mahakarya kuliner di Kota Tahu yang masih terjaga keasliannya ini.
Baca Juga: Rahasia Kelezatan Wagyu, Daging Sapi Paling Mahal
1. Kuah Kaldu Pekat dan Mangkuk Daun Waru: Soto Ayam Ny. Sien Pakelan
Berada di kawasan Pecinan Pakelan yang sarat akan sejarah, Soto Ayam Ny. Sien menawarkan sajian soto dengan karakter rasa yang kuat dan memiliki ciri khas kuah kaldu yang butek atau keruh. Kekeruhan bukan berasal dari santan, melainkan dari ektraksi kaldu ayam beserta rempah-rempah pilihan yang sudah menjadi resep lintas generasi sejak tahun 1990-an.
Keunikan lainnya ada pada cara penyajian, soto ini dihidangkan di dalam mangkuk keramik berbentuk daun waru (hati), lengkap dengan isian bihun, suwiran ayam, irisan telur, bawang goreng serta kondimen lainnya yang membuat soto dalam mangkuk daun waru ini terasa lengkap dan sedap.
2. Sang Legenda Pusat Kota: Soto Podjok (Sejak 1926)
Podjok jalan Dhoho kota Kediri tedapat saksi legenda depot soto autentik yang resepnya sudah turun-temurun sejak tahun 1926, bangunan dan tata letak interiornya yang bergaya lawas seolah menghentikan waktu.
Ciri khas suara "Dok!" yang keras, suara entakan botol kecap ke meja kayu itu adalah penanda khas dari Soto Podjok. Menyajikan soto kuah bening tanpa koya dan tanpa santan rahasia kelezatan autektiknya terletak pada racikan bumbu rempah yang diendapkan, suwiran ayam kampung yang lembut, serta berbagai macam lauk pendamping seperti telur asin, tahu goreng bumbu kecap dan lainya.
Baca Juga: Wisata Kuliner Kediri, Warung Lumintu Sajikan Sate Bekicot Legendaris Sejak 1976
3. Filosofi Mangkuk Mini: Soto Branggahan
Bergeser ke arah selatan di Kecamatan Ngadiluwih, Anda akan disambut oleh sebuah kawasan pinggir jalan raya yang mendediksikan dirinya pada satu hidangan, Soto Branggahan.
Ciri khas dari soto ini adalah penyajiannya dalam mangkuk keramik bergaya lawas berukuran sangat kecil. Berbeda dengan soto sebelumnya, Soto Branggahan menggunakan kuah santan creamy dan diracik langsung di atas tungku arang (anglo). Penggunaan arang ini mengunci aroma smokey (asap) yang sangat khas.
Porsi mininya bukan sekedar gaya, melainkan sebuah tradisi kuliner yang dipastikan membuat orang yang makan di Soto ini tak cukup hanya menghabiskan satu mangkuk.
4. Puncak Gurih Santan dan Ayam Bakar: Soto Bok Ijo Tamanan
Representasi kuat dari identitas "Soto Kediri" yang sebenarnya, berpusat di kawasan Terminal Tamanan sejak 1969, Soto Bok Ijo (mengambil nama dari jembatan hijau di lokasi asalnya) menawarkan kuah santan berbumbu kuning yang kental dan kaya akan rempah gurih.
Hal yang membuat Soto Bok IJo berdiri di kasta berbeda dan sangat autentik adalah lauk pendampingnya, alih-alih hanya megandalkan suwiran daging di dalam mangkuk, soto ini wajib disandingkan dengan sepiring ayam bakar bumbu kecap yang lengkap mulai dari sayap, paha,kepala, hinggu uritan. Mencelupkan potongan ayam bakar manis gurih ke dalam kuah soto santan rempah adalah pengalaman kuliner yang nikmatnya tak tertandingi.
Baca Juga: Pemkab Kediri Segera Kebut Jalan Puncak Kelud, Lanjutkan Pembangunan pada Pertengahan Tahun
Keempat aliran soto ini menjadi bukti tak terbantahkan bahwa Kediri merawat kekayaan kulinernya dengan sangat serius. Mencicipi soto di kota ini bukan lagi sekadar wisata lidah, melainkan sebuah perjalanan menelusuri sejarah, budaya, dan dedikasi menjaga resep asli agar tak lekang oleh waktu.
Penulis adalah Ragil Arya Kusuma, mahasiswa dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.