Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Toping Jerohan, Tetelan, Usus, Mana yang Anda Suka? Bakso ini Jadi Beda Dengan Kebanyakan. Mau Coba?

Habibah Anisa M. • Kamis, 22 Mei 2025 | 04:30 WIB

Bakso dengan toping paru
Bakso dengan toping paru

 

JP Radar Kediri- Hujan-hujan seperti saat ini paling pas dinikmati dengan sajian hangat dan berkuah. Tak heran jika bakso jadi menu favorit banyak orang. Apalagi bakso yang satu ini. Berlokasi di Jalan Raden Ajeng Kartini, Desa Doko, Kecamatan Ngasem. Warung bakso ini   menyajikan sensasi makan bakso yang berbeda dari biasanya.

Warung bakso Kartini ramai diburu pecinta kuliner Kediri. Selain bakso sapi yang lembut dan kuah panas menggoda, yang jadi daya tarik utama di sini adalah deretan toping jeroan yang komplet. “Kami punya babat, usus, kikil, tetelan, paru, ceker, dan iga sebagai pilihan toping,” jelas Kiki Wijaya Putra, pemilik Bakso Kartini.

Pelanggan bisa bebas memilih kombinasi toping sesuai selera. Bisa hanya dengan tetelan dan paru, atau memadukan iga dengan babat, bahkan ceker dan usus pun siap menggoyang lidah. Semua jeroan dan daging dimasak dengan waktu lama sehingga teksturnya empuk dan mudah disantap. “Toping kami rebus hingga benar-benar lunak, jadi tidak alot,” tambah Kiki.

Baca Juga: Resep Tahu Asam Manis Praktis: Gurih, Lezat, Bikin Nagih!

Wartawan Radar Kediri yang mencicipi langsung di lokasi mencatat bahwa para pelanggan punya selera berbeda-beda. Namun, toping seperti tetelan, iga, serta jeroan paru dan babat menjadi favorit. “Saya paling suka tetelannya,” ujar Anastasya, pelanggan setia berusia 25 tahun. Ia menyebut tetelan di Bakso Kartini memiliki kombinasi lemak dan daging yang pas, serta teksturnya yang empuk saat dikunyah.

Menurutnya, rahasia kelezatan Bakso Kartini bukan hanya pada topingnya, tapi juga pada kuah pedasnya. Kuah tersebut mengandung cabai rawit utuh yang memberi sensasi pedas meresap. “Kuahnya sudah pedas, jadi nggak perlu tambah sambal lagi,” kata Anastasya sambil tertawa. Saking pedasnya, ia mengaku sering sampai berkeringat saat makan.

Berbeda dengan Fafa, pelanggan lain yang lebih memilih bakso toping ceker dengan kuah bening. Pemuda 20 tahun ini mengaku tidak suka pedas. menurutnya dagingnya lembut, dan bisa langsung lepas dari tulang saat dikunyah.

Dari sisi harga, setiap toping dihargai berbeda-beda, namun masih sangat terjangkau untuk semua kalangan. Tak heran, saat jam makan siang tiba, Bakso Kartini selalu dipenuhi pelajar, mahasiswa hingga pegawai kantoran. Paduan cita rasa gurih, pedas, dan hangat di musim hujan seperti ini memang bikin bakso jeroan ala Kartini makin dicari.

Editor : Jauhar Yohanis
#kuliner #jerohan #bakso #musim hujan #Ceker