KEDIRI, JP Radar Kediri - Sayur lodeh biasanya berbahan dasar sayuran dan buah-buahan yang masih muda. Misalnya lodeh kacang panjang, terong, tahu-tempe, daun melinjo, labu siam dan tewel (nangka muda).
Tapi di Kediri, ada sebuah warung yang menyediakan lodeh yang berbahan dasar daging kambing. Namanya lodeh kambing Pak Takim. Lokasinya ada di Desa Kwadungan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.
Sekilas, menu makanan ini mirip dengan gule kambing. Termasuk dalam penyajiannya di dalam mangkok.
Hanya saja, ketika daging kambingnya masuk ke mulut, cita rasa sayur lodeh lebih kentara dibandingkan sayur gule.
Bumbu sayur lodehnya sangat terasa. Ada rasa pedas, gurih dan asin.
Dalam sehari, Pak Takim dibantu Bu Sunarti, istrinya bisa mengolah sampai 20 kilogram (kg) daging kambing dan tetelannya.
Untuk satu porsi lodeh kambing, Pak Takim menjualnya dengan harga Rp 13.000. Di situ, kamu sudah dapat nasi, kerupuk dan lodeh kambing.
Beberapa orang penasaran dengan makanan ini. Karena itu, penikmat lodeh kambing Pak Takim tidak hanya berasal dari Kediri saja. Sebagian ada yang datang jauh-jauh dari Blitar, Tulungagung hingga Sidoarjo.
Bagi kamu yang ingin menikmati lodeh kambing di sini, Pak Takim mulai membuka warungnya sekitar pukul 09.00 WIB. Biasanya, jika ramai, lodeh kambing di sini sudah ludes sekitar pukul 12.00 WIB.
Apa kamu tertarik menyantap lodeh kambing? Jangan khawatir dengan bau prengus daging kambing. Karena Pak Takim sudah mengolahnya sehingga bau prengus tak tercium lagi.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah