KEDIRI, JP Radar Kediri – Hadirnya Bandara Internasional Dhoho Kediri mendorong sejumlah pelaku pariwisata melakukan langkah konkret untuk memasarkan bisnisnya.
Salah satunya lewat penyelenggaraan event Kediri Tourism Table Top dan Exploration 2024. Berlangsung selama tiga hari, kegiatan ini berhasil menarik puluhan pendaftar dari dalam dan luar daerah sejak Senin (4/3).
Acara dibuka dengan jamuan makan malam atau welcoming dinner di area Tempat Bercakap Kopi di Desa Doko, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.
Puluhan pelaku pariwisata berkumpul untuk menyantap sejumlah hidangan makanan khas dari Kota dan Kabupaten Kediri. Selain menjadi ajang menjalin kedekatan, para peserta juga dihibur dengan tarian dan atraksi panggung pelaku kesenian khas Kota dan Kabupaten Kediri.
“Kami juga menganjurkan setiap peserta mengenakan pakaian khas dari daerahnya masing-masing,” ucap Ketua Umum Pelaksana Bhumi Djayabaya Della Rosa
Usai jamuan makan malam, hari berikutnya berlangsung kegiatan inti. Yaitu table top. Yang mempertemukan sellers dan buyers secara langsung di satu lokasi.
Forum bisnis ini secara tidak langsung akan membuka lebar potensi kerja sama yang saling menguntungkan. Serta memperlebar jangkauan jaringan promosi antarpelaku pariwisata.
“Tujuan kami tak lain untuk mendukung pertumbuhan pariwisata daerah. Ini adalah penanda era baru kemajuan pariwisata daerah di Kota dan Kabupaten Kediri,” ungkap Della.
Della menjelaskan, dukungan para pelaku di Kediri sangatlah penting menyambut episentrum baru Jawa Timur. Keberadaan bandara internasional diharapkan bisa menumbuhkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kediri.
Karena itu, perlu adanya kesiapan dan upaya konkret untuk menarik magnet wisatawan. “Selanjutnya akan kami gelar kunjungan wisata yang potensial menjadi daya tarik wisatawan seperti di Kampung Inggris Pare dan wisata di sekitar,” jelasnya.
Editor : Anwar Bahar Basalamah