Jepang bukan hanya ramen. Negeri matahari terbit itu punya kuliner lain yang banyak disuka. Seperti parfait dan mochi, yang jadi dessert paling populer.
Dessert satu ini sedang populer di kalangan anak muda. Namanya, parfait. Perpaduan antara es krim, krim, roti, serta aneka buah segar. Disajikan di gelas kaca tinggi yang kian menggugah selera.
Parfait ini bukan murni Japanesse food. Tapi perpaduan dengan makanan Prancis. biasa menjadi sajian penutup alias dessert. Karena itu, rasa manisnya sangat mendominasi.
“Satu hidangan terdiri dari delapan layer,” jelas Filia Sari, staf patisserie Achmad Aris Udagawa.
Di bagian atas ada es krim. Yang punya empat pilihan rasa,
matcha, vanila, cokelat, dan stroberi. “Es krimnya punya komposisi dark cokelat yang lebih ditonjolkan,” terang Filia, sambil menambahkan bahwa bagian ini juga tidak mudah meleleh.
Sebagai pendamping es krim, ada buah-buahan. Biasanya dipilih yang tengah musim. Sehingga akan terasa segar. Jeruk Bali, anggur, stroberi, hingga kiwi sering jadi pilihan. Saat disantap, rasa buah sangat balance dengan es krim.
Di bagian atas, setelah es krim, terdapat potongan kue. Tidak ada jenis yang khusus. Bergantung kue apa yang sedang ada saat itu.
Masuk ke lapisan ketiga, ada Japanese custard pudding alias puding Jepang. Dengan teksturnya yang khas, sangat lembut dan creamy.
Setelah itu ada sponge cake yang sangat lembut. Membatasi lapisan puding dengan chantilly cream-yang lembut tapi tak begitu manis-dan strawberry.
“Dengan sendok panjang bisa menjangkau dari bawah ke atas, sehingga dalam sekali sendok bisa merasakan setiap layernya,” terang Filia.
Mochi Bitted dan Daifukku, Japanesse Food Berasa Lokal
Makanan manis ini bernama mochi, kue beras ketan. Sesuai namanya, dibuat dari beras ketan, mochigome. Membuatnya dengan menumbuk nasi yang dikukus dengan usu dan kine, sebutan untuk lesung dan alu.
Mochi punya banyak variasi. Mulai dari mochi bites dan daifuku. Yang pertama itu adalah kue berbahan dasar tepung ketan dibentuk kecil-kecil. Namun tidak ada isi di dalamnya.
“Karena tidak ada isiannya, cara makannya dicocol dengan cream chese dan crumble,” terang Devi Aprilia, owner Devony Dessert.
Cocolan krim ini memiliki dua varian rasa, cream cheese dan strawberry cheese. Setelah dicocolkan di cream, mocha bites kemudian dibalurkan ke crumble ke biskuit. Varian mochi yang ini sedang banyak disuka. Karena makannya hanya sekali hap.
Selain mochi bites, juga ada mochi daifuku. Mochi satu ini juga berbahan dasar tepung ketan. Yang membedakan, bentuknya agak besar dan diisi dengan buah segar.
“Buah yang digunakan adalah stroberi dan mangga,” terangnya.
Yang digunakan adalah buah–buahan yang segar. Dengan ukuran tidak begitu besar tapi juga tidak kecil. Mochi daifuku ini memiliki dua varian rasa, cokelat dan vanila.
Devi menjelaskan, bahwa dalam satu daifuku berisi stroberi dibalut dengan cokelat buatan sendiri. Bila rasa vanila buah stroberi dibalut dengan whipcream vanilla. Setelah itu baru dibalut dengan mochi.
Selain memakai stroberi Devony Dessert juga berinovasi dengan mengisi mochi daifuku dengan buah mangga, oreo, dan cokelat agar lebih variatif.
“Makanan asli Jepang namun kami buat sesuai dengan lidah Indonesia. Dimodifikasi sesuai dengan perkembangan zaman, biar kekinian,” urai Devi.
Untuk bahan baku utamanya adalah tepung ketan, susu UHT, dan gula. Varian rasa untuk mochi bites ada empat ada choco oreo, red velvet, matcha, dan strawberry cheesecake. Sedangkan varian mochi daifuku punya lima varian. Strawberry cokelat, strawberry vanila, mango vanila, oreo, dan choco milo.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah