Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Makanan Chinese Memang Menggugah Selera, Begini Penampakannya

Anwar Bahar Basalamah • Senin, 5 Juni 2023 | 18:58 WIB
(Foto: Habibah A. Muktiara/JPRK)
(Foto: Habibah A. Muktiara/JPRK)
Wonton adalah pangsit. Makanan tradisional Tiongkok ini berupa olahan daging cincang yang dibungkus lembaran tepung terigu. Setelah direbus sebentar, dihidangkan dalam sup.

Selain direbus, pangsit juga bisa digoreng dengan minyak goreng yang banyak hingga seperti kerupuk. Namun makanan satu ini kemudian diolah menjadi makanan lokal, dengan diberi tingkat kepedasannya.

"Jadi wonton ala Chinese food ini diolah dengan bumbu cita rasa lokal," terang Aufalia, 22, pegawai Wontonoma Kediri.

Karena bumbunya diolah dengan cita rasa lokal, makanan ini disajikan dengan bumbu pedas. Dimana makanan pedas tidak hanya populer di kalangan remaja, namun juga orang dewasa.

Perempuan yang kerap dipanggil Lia ini menjelaskan, untuk menikmati sajian wonton terdapat dua pilihan. Pilihannya kering dan kuah. Meski diolah kering, namun bukan berarti dalam pengolahan wonton akan digoreng terlebih dahulu.

"Wonton tidak digoreng tapi direbus dulu baru dicampur dengan bumbu, jadi untuk sajian kering ini agak nyemek," imbuhnya.

Sedangkan untuk varian kuah, wonton ini akan direbus menjadi satu dengan kuahnya. Untuk sajian kuah, selain wonton juga terdapat toping sayuran sawi. " Dari dua varian kuah dan kering, paling banyak disukai yang varian keringnya," ungkap perempuan kelahiran tahun 2001 tersebut.

Baik kering maupun kuah, setiap satu porsi berisi wonton. Wonton ini berisikan daging ayam yang sudah dicincang. Saat dimakan, kulit wonton yang lembut seolah meleleh di mulut. Dan daging ayam terasa juicy saat dikunyah. Perpaduan wonton dan bumbunya sangat seimbang. Dalam penyajian, setiap porsi akan diberi taburan pangsit goreng. Sehingga ada sensasi krispi dalam setiap suapan.

Karena sajian wonton ini berbasis makanan pedas. Sehingga bisa memilih level kepedasan. Pilihan level kepedasan ini mulai dari level 0 hingga level 3. "Kalau tidak kuat makanan pedas bisa milih yang tidak pakai cabai," ujar Lia.

Dari pilihan level, paling disukai adalah level 2. Untuk level tingkatan ini meski terasa pedas, masih bisa dinikmati. Namun bagi pencinta pedas dan lambung kuat, bisa mencoba wonton dengan tingkatan kepedasan di level 3.

Lia menambahkan bahwa wonton sendiri makanan pedas yang sedang populer saat ini. Dimana selain seblak, bakso aci hingga mi level. Wonton ini sempat populer di daerah Malang, dan kemudian menjamur di Kediri.

Jangan khawatir untuk menikmati makanan satu ini tidak sampai menguras kantong. Sebab setiap porsi baik kering maupun kuah di bawah Rp 50 ribu. Jika penasaran bisa langsung berkunjung di Woontonomanyang berada di ruko Lapangan Brawijaya, Kota Kediri.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#kuliner #masakan #Makanan Chinese #wisata dan kuliner #makanan