Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Surabaya Samator Menggila di Proliga 2026! Gilas Medan Falcons Tirta Bhagasasi Tanpa Ampun

Emilia Susanti • Senin, 19 Januari 2026 | 07:06 WIB

Surabaya Samator dalam laga lanjutan Proliga 2026.
Surabaya Samator dalam laga lanjutan Proliga 2026.

.

JP Radar Kediri- Surabaya Samator akhirnya raih kemenangan perdana di Proliga 2026. Pada Sabtu (17/1), mereka sukses menembak Medan Falcons Tirta Bhagasasi di GOR Voli Indoor Sport Center. Ya walaupun harus melalui drama lima set, 3-2 (25-22, 23-25, 19-25, 25-17, 20-18).

​Kemenangan ini menjadi spesial mengingat skuad muda Surabaya Samator harus berhadapan dengan nama-nama besar yang menghuni line-up Medan Falcons Tirta Bhagasasi.

Dalam laga ini, Samator Surabaya yang mengandalkan kombinasi pemain muda seperti Rama Fauzan, Tedy Oka, dan Ageng Wardoyo, langsung tampil menekan. Didukung umpan-umpan manis dari setter asing Lyvan Taboada, Surabaya Samator bermain sangat tenang.

Baca Juga: Proliga 2026: PLN Listrik Jakarta Menang Dramatis, Berjuang Lima Set Kontra Bandung BJB Tandamata

Meski Falcons Tirta Bhagasasi mencoba mengimbangi melalui aksi Fachri Septian dan Leosbel Mendes, Samator Surabaya tetap konsisten. Rama Fauzan dkk sukses mengamankan set pertama dengan skor 25-22.
​Memasuki
set kedua, Medan Falcons Tirta Bhagasasi melakukan perubahan taktik secara radikal. Mereka memperkuat pertahanan di depan gawang melalui blok-blok kokoh dari Leosbel Mendes dan Hayun Muhammad.

Strategi ini efektif meredam spike keras Rama Fauzan. Pertandingan berlangsung ketat, namun Medan Falcons berhasil mencuri set ini dengan skor tipis 25-23, sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Baca Juga: Sengit, Tim Megawati Hangestri Tumbangkan Yolla Yulia dkk di Laga Lanjutan Proliga 2026
​Tim
asuhan Rodolfo Sanchez tampak kehilangan ritme di set ketiga. Banyak kesalahannya sendiri yang dimanfaatkan dengan baik oleh Luvi Febrian dkk.

Medan Falcons melaju kencang hingga unggul 21-16. Surabaya Samator sempat berusaha mengejar, namun Medan Falcons yang lebih berpengalaman menutup set ini dengan kemenangan 25-19. Kedudukan berbalik 2-1 untuk Falcons.
​Dalam
tekanan, Surabaya Samator justru tampil meledak di set keempat. Sempat terjadi kejar-kejaran poin di angka 3-3, namun setelah itu Samator tidak berhenti.

Baca Juga: Bandung BJB Tandamata Tundukkan Tim Tuan Rumah Medan Falcons Hanya Dalam Tiga Set

Spike tajam Ageng Wardoyo berkali-kali menembus blok Falcons. Samator melesat unggul 16-7 hingga 21-14. Dengan dominasi penuh, mereka menutup set ini dengan skor telak 25-17, memaksa pertandingan berlanjut ke penentuan set.
​Set
kelima menjadi ajang adu nyali. Skor kembar terus tercipta dari 1-1 hingga 5-5. Surabaya Samator sempat memimpin 7-5 sebelum disamakan menjadi 7-7.

Ketegangan memuncak saat kedua tim berbagi angka 13-13 di penghujung laga. Drama deuce terjadi hingga lima kali yang membuat penonton histeris. Namun kematangan mental pemain muda Surabaya Samator akhirnya teruji setelah mereka menutup set kelima dengan skor dramatis 21-19.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Putaran 1 Proliga 2026 di GOR Voli Indoor Sport Center Medan
​​Keberhasilan
Surabaya Samator menumbangkan tim kuat seperti Medan Falcons Tirta Bhagasasi menjadi sinyal bahwa proses regenerasi mereka mulai menghasilkan hasil.

Rama Fauzan muncul sebagai bintang lapangan, sementara Lyvan Taboada sukses menjadi jenderal lapangan tengah yang mampu mengatur ritme serangan dengan variatif.

Usai laga, asisten pelatih Surabaya Samator Sigit Ari Widodo mengaku senang timnya bisa memenangkan laga ini. Namun juga sekaligus tidak puas dengan penampilan anak-anak Samator.

“Saya tidak puas karena permainan anak-anak tidak mencerminkan permainan individu, bukan permainan tim,” ujar Sigit usai laga.

Menurutnya, permainan di set pertama bermain secara tim.

“Tapi pada set kedua dan ketiga menunjukkan permainan secara individu bukan secara tim,” kata Sigit.

Sementara pemain Surabaya Samator, Teddy Oka Syahputra menilai mereka sudah bermain dengan baik.

"Hanya saja sering kurang fokus pada permainan," katanya.

Namun, lebih lanjutnya, kurang fokus karena sebagian pemainnya ini masih terdiri dari anak-anak junior.

Sedangkan pelatih Medan Falcons Ariyanto Joko Sutrisno mengakui kalau tim asuhannya kurang beruntung hingga bermain lima set.

“Dan itupun set kelima berlangsung hingga poin 21-19,” tandas Ary. (mereka)

 

Editor : rekian
#GOR Voli Indoor Sport Center #voli putra #proliga 2026 #medan falcons #surabaya samator #Medan Falcons Tirta Bhagasasi