JP Radar Kediri – Kadinlar 1 Ligi 2025/2026 akan berlangsung sebulan lagi. Fase pertama berlangsung pada 4 Oktober sampai 13 Desember 2025. Sedangkan fase kedua pada 20 Desember 2025 hingga 15 Maret 2026.
Kadinlar 1 Ligi adalah kasta kedua dalam liga voli di Turki. Sementara, kasta pertama adalah Sutanlar Ligi. Karena itu, setiap akhir Kandilar 1 Ligi pasti akan ada klub yang naik kelas. Masuk ke kasta utama, Sutanlar.
Hanya saja, hanya ada dua tim yang akan promosi ke Sutanlar Ligi. Praktis, akan terjadi persaingan sengit. Mengingat kontestan Kadinlar Ligi ada 28 tim. Hal inilah yang membuat Manisa BBSK, klub yang diperkuat pevoli Indonesia Megawati Hangestri Pratiwi, harus bekerja keras bila ingin jadi satu di antara dua klub promosi.
Untuk mendapatkan tiket promosi, ada tahapan panjang yang harus dilakoni setiap tim di Kadinlar 1 Ligi. Dalam hal ini, 28 tim yang akan berkompetisi dibagi menjadi dua grup terlebih dahulu. Yaitu grup A dan B. Otomatis ada 14 tim dalam satu grupnya.
Selanjutnya, pertandingan akan dilaksanakan dalam format dua leg. Artinya, setiap tim akan melakoni dua pertandingan dengan lawan yang sama. Bedanya, pertandingan pertama akan dilakukan dengan status tuan rumah sementara pertandingan kedua berstatus tim tamu.
Misalnya saja pertandingan Manisa BBSK dengan Altinordu. Apabila pertandingan fase pertama dilakukan di kandang Manisa BBSK maka pertandingan fase kedua akan dilangsungkan di kandang Altinordu.
Sehingga, setiap tim baik di grup A maupun B akan melakoni sebanyak 26 pertandingan. Nah, tim yang akan lolos ke babak semifinal adalah yang berhasil menjadi juara dan runner-up di grup masing-masing.
Untuk bisa menjadi juara grup, setiap tim harus mengumpulkan kemenangan sebanyak-banyaknya. Hanya saja, peringkat di grup tidak bergantung dengan seberapa banyak kemenangan yang didapatkan. Melainkan dengan sistem poin.
Dalam regulasi yang berlaku, kemenangan dengan skor 3-0 atau 3-1, tim akan memperoleh tiga poin. Sebaliknya, tim yang kalah tidak akan mendapatkan poin alias nol. Sementara, kemenangan dengan skor 3-2, tim hanya memperoleh dua poin. Lalu, tim yang kalah akan memperoleh satu poin.
Kendati demikian, apabila terjadi forfeit atau pelanggaran oleh suatu tim maka tim tersebut akan mendapatkan pengurangan skor sebanyak tiga poin. Sementara, tim lawan akan mendapatkan tiga poin.
Oleh karenanya, semakin banyak kemenangan maka akan sebanyak poin yang dikoleksi setiap tim. Terakhir, dua tim dengan koleksi poin paling sedikit di grup A dan B, maka tim tersebut akan terdegradasi.
Dengan kata lain, Megawati Hangestri Pertiwi yang turut mengarungi Kadinlar 1 Ligi 2025/2026 bersama Manisa BBSK harus bekerja keras. Semakin banyak menang, peluang menuju semifinal akan terbuka lebar.
Sistem Kadinlar 1 Ligi
- 28 klub kontestan Kadinlar 1 Ligi dibagi dalam dua grup, Grup A dan B, yang masing-masing berisi 14 tim.
- Format pertandingan akan berlangsung dalam sistem kompetisi penuh. Setiap tim akan bertemu dua kali, secara home dan away.
- Penentuan peringkat berdasarkan nilai yang diraih setiap tim. Jumlah kemenangan tidak berpengaruh pada posisi di klasemen.
- Tim yang menang 3-0 atau 3-1 mendapatkan poin tiga. Sedangkan pertandingan yang berakhir dengan kedudukan 3-2, tim yang menang mendapat dua nilai dan yang kalah nilai satu.
- Bila ada pelanggaran, tim akan dikurangi tiga poin. Sedangkan lawan mendapat hadiah tiga poin.
- Juara dan runner up masing-masing grup akan melaku ke babak semifinal.
- Dua tim yang melaju ke final otomatis mendapat jatah promisi ke Sutanlar Ligi. (*)
Editor : Mahfud