Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Petani Desa Maduretno Kediri ini Geluti Usaha Tanam Padi dengan Mesin, Segini Tarifnya

Diana Yunita Sari • Jumat, 28 November 2025 | 16:28 WIB
Usaha persewaan mesin otomatis milik Yoga (Diana Yunita Sari)
Usaha persewaan mesin otomatis milik Yoga (Diana Yunita Sari)

JP Radar Kediri - Desa Maduretno terkenal dengan potensi pertaniannya. Salah satunya karena sebagaian besar wilayah di sana merupakan persawahan.

Kondisi geografis tersebut membuat banyak warga yang memiliki usaha di bidang pertanian. Seperti pembibitan padi dan persewaan mesin tanam.

Salah satunya adalah Yoga, warga Dusun Maduretno. Usaha tersebut telah dimulai oleh ayahnya sejak sekitar enam tahun lalu.

Hingga saat ini, Yoga telah memiliki delapan pekerja dan dua mesin tanam yang beroperasi secara optimal di musim tanam.

“Pakai mesin otomatis, jadi kalau musim tanam begini ramai disewa oleh petani,” ungkap Yoga saat ditemui di lahan tempatnya bekerja.

Usaha mesin tanam tak hanya menyewakan mesin saja. Namun juga bibit padi dan pekerjanya. Petani yang menyewa tinggal melakukan perawatan lanjutan bibit yang telah ditanam. Biaya sewa sekaligus pekerja dibanderol dengan harga Rp 450 ribu per 100 ru. Harga ini dianggap cukup terjangkau oleh para petani lokal.

Yoga menyebutkan petani yang menyewa jasa miliknya tak hanya dari Desa Maduretno saja. Melainkan juga dari desa-desa sekitar seperti Desa Jambangan. Agar mesin tetap awet dan tahan lama, ia menekankan perlu dilakukan perawatan secara rutin.

Perawatan meliputi rutin membersihkan mesin setelah digunakan dari sisa tanah, sekam, atau rumput. Rutin melakukan pelumasan agar mesin tak cepat aus. Memastikan baki semai bersih dan tidak ada sumbatan. Memeriksa kerapatan bibit, rutin memeriksa level bahan bakar dan oli mesin.

Editor : Andhika Attar Anindita
#kabupaten kediri #mesin tanam padi #kediri #mesin pertanian #umkm #umkm kediri #mesin tanam