Desa Semambung memiliki Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) bernama Sri Rejeki Berkah Abadi yang sudah berdiri sejak tahun 2023. Saat ini, jenis usaha yang dijalankan Bumdes adalah di bidang pertanian. Mereka bekerja sama dengan kelompok tani.
“Usaha yang dijalankan kami kerjasama dengan kelompok tani untuk menebus pupuk subsidi serta rencana ingin mengolah lahan tebu,” ungkap Pj Kades Semambung Hadi Santoso.
Usaha tebus pupuk dilakukan agar petani tak perlu jauh-jauh untuk membeli pupuk subsidi. Mekanismenya adalah kelompok tani yang mengambil dari kios resmi. Kemudian pendanaan dari bumdes dengan mengambil laba tertentu. Petani bisa mengambil pupuk dan membayarnya ketika panen tiba.
Langkah tersebut diambil agar petani tidak kesulitan mendapatkan pupuk ketika belum memiliki dana yang cukup. “Alhamdulilah membantu petani, karena di sini banyak petani yang belum bisa menebus pupuk karena belum ada dana,” jelas Hadi.
Dalam menjalankan usaha tersebut, Bumdes memiliki kios yang terletak di dekat TK Semambung. Petani yang membutuhkan pupuk subsidi dapat mengambil langsung ke kios.
Tak hanya usaha penebusan pupuk. Untuk mendukung program ketahanan pangan, bumdes membentuk unit yang khusus untuk mengelola lahan tebu yang akan dilakukan di tahun ini. Tebu dipilih karena proses perawatannya mudah dan minim resiko.
“Ada tiga kemarin yang dipilih yaitu jagung, padi, dan tebu. Dan yang paling cocok ternyata tebu karena minim perawatan,” ucapnya.
Saat ini, rencana pengolahan tebu masih terkendala pada lahan, yaitu belum ada lahan kosong yang bisa disewa oleh Bumdes. Karena Bumdes berencana dalam menjalankan usaha akan menyewa tanah-tanah milik warga desa. Hadi mengatakan pihaknya mendukung penuh kegiatan bumdes. Dia berharap Bumdes dapat semakin berkembang. Sehingga pendapatan desa juga bertambah.
Editor : Andhika Attar Anindita