Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Android Jelly Bean (4.1-4.3), Era Keemasan Android yang Tak Terlupakan

Miko • Senin, 10 Maret 2025 | 21:58 WIB
Photo
Photo

Tahun 2012 adalah masa di mana Android mulai menunjukkan keunggulannya dalam dunia teknologi mobile. Google merilis Android Jelly Bean dalam tiga versi bertahap: 4.1, 4.2, dan 4.3. Saat itu, inovasi yang dihadirkan membuat banyak pengguna jatuh hati.

Dibandingkan versi sebelumnya, Android Jelly Bean membawa perubahan signifikan, terutama dalam hal kecepatan dan responsivitas. Project Butter, fitur andalan pada Jelly Bean, membuat tampilan antarmuka lebih halus dan animasi berjalan dengan kecepatan 60 FPS.

Baca Juga: Android Ice Cream Sandwich (ICS), Inovasi Klasik yang Masih Dikenang Pengguna

Meski kini sudah jauh tertinggal oleh sistem operasi terbaru, Android Jelly Bean masih memiliki tempat tersendiri di hati pengguna setianya. Berikut beberapa fitur yang membuatnya berkesan:

  1. Google Now
    Sebelum ada Google Assistant, Google Now adalah asisten pintar yang memberikan informasi berdasarkan kebiasaan pengguna.

  2. Expandable Notifications
    Android Jelly Bean memperkenalkan notifikasi interaktif, memungkinkan pengguna membaca pesan langsung dari bar notifikasi tanpa membuka aplikasi.

  3. Photo Sphere
    Sebuah fitur kamera inovatif yang memungkinkan pengguna mengambil gambar 360 derajat, jauh sebelum tren fotografi panorama populer seperti sekarang.

  4. Multiple User Accounts
    Pada versi 4.2, Google menambahkan fitur multi-user (khusus tablet), memungkinkan beberapa pengguna memiliki akun berbeda di satu perangkat.

Meskipun usianya lebih dari 10 tahun, masih ada perangkat yang menjalankan Android Jelly Bean. Beberapa orang menggunakannya sebagai ponsel cadangan atau perangkat khusus untuk aplikasi tertentu.

Baca Juga: Cara Membuat Lagu dengan AI, Cuma Butuh Beberapa Detik dan Gratis

Namun, Google telah menghentikan dukungan resmi untuk Jelly Bean sejak 2021, yang berarti tidak ada lagi pembaruan keamanan atau dukungan aplikasi baru. Banyak pengembang aplikasi juga mulai menghentikan kompatibilitasnya dengan sistem operasi ini.

 

Android Jelly Bean membuka jalan bagi banyak fitur yang masih digunakan hingga sekarang. Setelahnya, Google merilis Android KitKat (4.4) yang lebih ringan dan lebih dioptimalkan. Sejak saat itu, Android terus berkembang dengan fitur yang semakin canggih, seperti mode gelap, AI, dan kontrol privasi lebih baik.

Meskipun kini sudah tergantikan, Android Jelly Bean tetap menjadi bagian dari sejarah Android yang penuh inovasi. Bagi sebagian orang, Jelly Bean bukan sekadar sistem operasi, tetapi juga bagian dari nostalgia teknologi yang tak terlupakan.

Editor : Jauhar Yohanis
#jelly #android #jelly bean