Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Venue 10 Cabor Terpaksa Numpang Daerah Lain, KONI Kediri Raya Matangkan Usul Tuan Rumah Porprov 2029

Emilia Susanti • Selasa, 14 Juli 2026 | 06:30 WIB
Pertemuan KONI Kabupaten dan Kota Kediri dalam rangka pembahasan venue ajang pekan olahraga provinsi (porprov).
Pertemuan KONI Kabupaten dan Kota Kediri dalam rangka pembahasan venue ajang pekan olahraga provinsi (porprov).

JP Radar Kediri - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten dan Kota Kediri kembali mengadakan pertemuan pada Jumat (10/11).

Dalam pertemuan ini, mereka masih tetap membahas venue pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur XI 2029.

Nantinya, sekitar 40 cabang olahraga (cabor) akan berlangsung di Kabupaten Kediri. Sementara, sekitar 35 cabor akan diadakan di Kota Kediri. Sisanya 10 cabor berpotensi besar “numpang” di daerah lain.

"Kami berkoordinasi untuk menentukan titik-titik venue olahraga yang akan dilaksanakan di Kota dan Kabupaten. Di Kabupaten Kediri ada 40 nomor lomba yang akan dipertandingkan," kata Ketua KONI Kabupaten Kediri Hakim Rahmadsyah Parnata.

Puluhan nomor lomba yang berlangsung di Bumi Panjalu ini beragam. Mulai dari olahraga beregu hingga tim. Diantaranya ada cabor tarung derajat, tinju, muaythai, sambo, kick boxing, hingga kurash. Selanjutnya, cabor beregu meliputi kabaddi, sepak bola, mini soccer, dan sebagainya.

Selain menyoal venue, Hakim menyebut pihaknya juga membahas terkait rencana pelaksanaan pembukaan dan penutupan porprov.

Baca Juga: Atlet Bumi Panjalu Jalani Tes Parameter, Hanya Peraih Medali Emas dan Perak yang Berhak Ikut Puslatkab

Yang mana, pembukaan Porprov Jawa Timur XI akan berlangsung di Stadion Brawijaya, Kota Kediri. Sementara, penutupan akan dilakukan di Gelora Daha Jayati, Kabupaten Kediri.

"Saat ini kami masih menyiapkan berkas-berkas yang akan kami kirim ke KONI Jatim agar nanti bisa segera ditindaklanjuti. Tetapi sebetulnya kami juga masih menunggu dari KONI Jatim untuk mengusulkan penentuan rumah yang SK-nya (Surat Keputusan) akan ditandatangani oleh Gubernur Jatim," jelasnya sembari menyebut pihaknya baru bisa menjalankan hal-hal teknis apabila sudah turun SK tersebut.

Lebih lanjut, mantan atlet karate ini menjelaskan bahwa masih ada nomor lomba yang pelaksanaannya belum bisa diakomodir oleh Kabupaten maupun Kota Kediri. Salah satunya selancar air, dayung, voli pantai, dan cabor-cabor lainnya yang harus diberlangsungkan di laut.

"Ada sisa sepuluh cabor (belum terakomodir, Red). Sepuluh cabor ini akan kami koordinasikan dengan KONI Jatim untuk menentukan daerah penyangganya di mana, bisa Tuluangagung atau Blitar," tambah Ketua KONI Kota Kediri Eko Agus Koko secara terpisah.

Dia menambahkan, pihaknya dan KONI Kabupaten Kediri akan segera melakukan pemaparan ke KONI Jatim setelah semua draft mengenai venue sudah tersusun.

Yang mana, draft venue itulah yang nantinya akan dicek oleh provinsi. Terlepas dari itu, Koko-sapaan akrabnya, mengaku sangat yakin bahwa Kediri Raya akan terpilih menjadi tuan rumah porprov.

"Hingga hari ini peluangnya seratus persen untuk tuan rumah porprov. Karena Mas Hakim juga mendapat arahan KONI Jatim yang sama dengan kami. Yaitu segera melakukan koordinasi dan setelahnya pemaparan ke KONI Jatim," tandas Koko. (em/tar)

Editor : Andhika Attar Anindita
pengajuan tuan rumah porprov tuan rumah porprov 2029 kediri tuan rumah porprov 2029 koni kota kediri KONI Kabupaten Kediri