KEDIRI, JP Radar Kediri– Atlet tarung dejarat Kota Kediri turut menyumbang medali di ajang pekan olahraga provinsi (poprov). Tahun lalu, kontribusi medali emasnya adalah sebanyak empat buah. Lalu ditambah dengan dua medali perak dan tiga perunggu.
Dari keseluruhan perolehan medali tersebut, mayoritas didapat dari nomor pertandingan tarung. Yang mana, dari nomor seni gerak hanya menyumbang satu medali emas.
Persembahan dari atlet bernama Septian Ego Mulyanto. “Untuk beregu memang belum dapat,” ungkap Kepala Pelatih Tarung Derajat Kota Kediri Tessar Fachri Wahyu Ramdani.
Sementara ini, Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Kota Kediri belum memiliki target besar untuk nomor seni gerak. Hanya saja, para atlet usia dini mulai dibina untuk berprestasi di nomor tersebut. Baik untuk yang perorangan dan beregu.
“Akhir Mei ini ada pelatihan untuk seni gerak. Jadi rencana yang anak-anak itu, yang cewek itu kedepan nanti diproyeksi untuk porprov, bukan porprov tahun depan tapi yang selanjutnya (2029),” kata Tessar.
Baca Juga: Awas Denda! Persikmania Dilarang Nyalakan Flare, Panpel Persik Kediri Tambah Kuota Penonton
Menurutnya, ada beberapa tantangan tersendiri dalam mengorbitkan atlet tarung derajat dari seni gerak. Khususnya untuk yang beregu. Pasalnya, kekompakan menjadi satu aspek penting penilaian. Lebih dari itu, postur tubuh pun diusahakan bisa mirip antar satu dengan yang lain.
“Kalau bisa orangnya juga harus mirip-mirip. Misal kalau lompat gerakannya juga harus sama,” jelas pelatih yang juga aktif dalam kepengurusan Kodrat Jatim ini.
Terlepas dari itu, atlet tarung derajat yang terdaftar dalam program pemusatan latihan kota (puslatkot) saat ini berjumlah delapan anak. Mereka merupakan atlet-atlet yang menjadi tim utama di ajang porprov 2027 nanti. Hanya saja, Tessar menyebut pihaknya tetap menyiapkan tim pelapis untuk ajang ini. “Atlet-atlet yang juga ikut latihan bareng tim puslatkot ini ada tujuh,” ujarnya.
Lebih lanjut, latihan para atlet ini berjalan intens setiap harinya. Libur hanya diberikan pada hari Minggu saja. Setiap harinya, program latihan yang diberikan berbeda-beda. Biasanya, latihan teknik akan diberikan pada hari Selasa dan Rabu.
Sementara, latihan fisik berlangsung pada Senin dan Jumat. “Event terdekat ada Piala Gubernur sekitar bulan Juni,” tandas pria yang juga mantan atlet tarung derajat tersebut. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita