Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Wadah Latihan Karate di Balai Desa Baye Kediri Ini Mampu Atlet Berprestasi hingga Level Nasional

Diana Yunita Sari • Rabu, 27 Agustus 2025 | 11:27 WIB
Latihan karate di gedung balai desa Baye.
Latihan karate di gedung balai desa Baye.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Pemdes Baye tidak hanya dikenal dengan program Posyandu kejiwaan. Mereka juga memiliki wadah pembinaan atlet karate muda.

Sejak tahun 2013, balai desa setempat rutin dimanfaatkan menjadi tempat latihan karate. Tercatat ada puluhan anak muda berlatih setiap hari Senin dan Jumat.

Kegiatan ini berawal dari inisiatif anak-anak desa yang ingin berlatih bela diri. Kebetulan, salah seorang perangkat desa setempat memiliki latar belakang karate. Adalah Pancana Sigit.

Akhirnya, dia berinisiatif mengajari bela diri tersebut bersama rekannya yang juga pelatih karate.

“Sudah berjalan dari tahun 2013, anak-anak minta ada kegiatan bela diri dan kebetulan saya dan teman-teman ada background karate,” ungkap pria yang akrab disapa Sigit tersebut.

Hingga saat ini, ada sekitar 50 anak yang aktif berlatih. Sigit mengatakan bahwa Pemdes Baye memberikan dukungan penuh.

Salah satunya dengan menyediakan tempat latihan. Bahkan memberikan subsidi biaya lomba bagi para atlet yang menghadapi kendala finansial.

Kegiatan pelatihan dan dukungan tersebut terbukti membuahkan hasil. Banyak anggota karate asal Desa Baye yang berhasil mencetak prestasi membanggakan.

Seperti Juara Umum KONI Kabupaten Kediri 2024 dan Juara 1 Porprov Jatim 2025. Salah satu atlet berprestasi yang lahir dari pelatihan di Balai Desa Baye adalah Dewangga Haikal.

Pemuda berusia 19 tahun ini sudah berlatih karate sejak kelas 1 SD. Motivasi awalnya untuk belajar bela diri muncul setelah dia mengalami perundungan.

“Sudah mulai berlatih dari SD kelas 1. Ikut latihan rutin di desa dari tahun 2014 dan untungnya orang tua mendukung penuh,” ucap Dewangga.

Berkat ketekunan dan dukungan dari berbagai pihak, dia berhasil meraih banyak prestasi. Termasuk Juara 1 Kejuaraan Nasional Piala Kapolri Semarang, Juara 3 Kemenpora Jakarta, dan Juara 2 Piala Wali Kota Surabaya.

Menurut Dewangga, karate bukan hanya sekadar olahraga, tetapi juga jalan untuk berprestasi. “Kalau bukan karena karate kayaknya saya tidak akan bisa meraih kejuaraan-kejuaraan seperti ini,” ungkapnya.

Pelatihan karate di Balai Desa Baye sendiri juga cukup terjangkau. Hanya Rp 50 ribu per bulan bagi setiap anggota.

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#kediri #karate #desa baye #atlet