KEDIRI, JP Radar Kediri– Cabang olahraga (cabor) basket belum bersinar di Kota Kediri. Pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025, tim basket putri Kota Kediri kandas. Tak ada medali yang dibawa pulang.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri Eko Agus Koko mengatakan materi pemain menjadi salah satu kunci sukses.
Terutama dalam hal tinggi badan. Pasalnya, tim jawara pada porprov tahun ini diperkuat oleh para pemain yang rata-rata memiliki tinggi 180 cm untuk putra dan 170 cm untuk putri.
“Jadi saya tekankan untuk mencari pemain dari segi tinggi badan terlebih dahulu. Nanti pembentukannya (pengasahan skill, Red) di Perbasi-nya,” ujar pria yang akrab disapa Koko ini.
Lebih jauh, dia tetap mengapresiasi setiap pihak yang menyelenggarakan kompetisi basket. Ke depannya, KONI Kota Kediri juga akan menggelar pekan olahraga kota (porkot) tahun depan.
Nantinya, salah satu cabor yang dipertandingkan tidak lain adalah basket.
“Ternyata semua lini sudah mengadakan istilahnya seperti porkot walaupun itu per-cabornya masing-masing. Saya juga antusias, artinya sebelum resmi ada porkot, mereka (cabor, Red) sudah persiapan,” tandasnya.
Seperti diberitakan, KONI Kota Kediri berencana menggelar porkot pada 2026 mendatang.
Nantinya, ajang ini akan menjadi saringan pertama untuk para atlet yang diikutsertakan pada ajang porprov 2027.
Editor : Andhika Attar Anindita