KEDIRI, JP Radar Kediri - Persik Kediri masih gagal memutus rekor tak pernah menang di laga perdana Liga 1. Bermain di Stadion Brawijaya, Senin (3/7), Persil Kediri ditahan imbang tamunya Borneo FC dengan skor 1-1.
Bahkan, Persik Kediri hampir saja kehilangan poin di hadapan ribuan Persikmania. Persik Kediri sempat tertinggal 1-0 lewat gol bomber ganas Borneo FC Matheus Pato di menit ke-75. Persik Kediri baru bisa menyamakan kedudukan di masa injury time melalu gol salto nan indah dari Anderson do Nascimento.
Di pertandingan pekan pertama Liga 1 2023/2024 ini, Persik Kediri terlihat canggung memulai pertandingan. Borneo FC lebih mendominasi jalannya laga. Beberapa kali, pasukan Pesut Etam membahayakan gawang Persik Kediri yang dijaga Kurniawan Kartika Ajie.
Persik Kediri sesekali mencoba melakukan serangan balik. Hasilnya, skuad Macan Putih ini sebenarnya sempat mengancam gawang kiper Borneo FC Nadeo Argawinata. Sayang, kiper asli Kediri ini sukses mengamankan gawangnya.
Usai turun minum, Persik sebenarnya bermain lebih bagus. Namun di sisi lain, Borneo FC juga semakin agresif. Striker Borneo FC Matheus Pato akhirnya bisa membuka gol setelah memanfaatkan bola mentah.
Gol Borneo FC membuat Person Kediri lebih berani menyerang. Masuknya M Khanafi, Jeam Kelly Sroyer dan Feri Pahabol di babak kedua, sedikit mengubah gaya bermain Persik menjadi tajam.
Di menit ke-92, Anderson do Nascimento melakukan tendangan akrobatik setelah menerima umpan Hamra Hehanusa dari lini tengah. Tendangan pemain asal Brasil ini gagal diamankan Nadeo Argawinata.
Pelatih Persik Kediri Marcelo Rospide mengatakan, laga melawan Borneo FC berlangsung sangat seru. Meski sempat tertinggal, Persik sebenarnya memiliki banyak peluang di menit-menit akhir. "Kita terlalu banyak membuang peluang," kata Marcelo Rospide.
Marcelo Rospide menganggap jika hasil tersebut adalah modal yang bagus untuk tim. Karena meski tak bisa menang, ada kemajuan yang dilakukan oleh seluruh tim. “Hasil yang benar-benar adil,” ungkap Marcelo Rospide.
Sementara itu, pelatih Borneo FC Pieter Huistra mengaku sedikit kecewa dengan hasil akhir pertandingan. Bagaimana tidak, selama babak pertama, Pieter mengaku jika Borneo FC lebih banyak bermain menekan. Namun di babak pertama tersebut, para pemain Borneo gagal mencetak satu gol pun. “Sepak bola menang seperti itu, kita tidak bisa terus-menerus menang,” terangnya.
Lebih lanjut, terkait gol Persik di menit-menit akhir, Pieter mengaku sangat sakit hati. Terlebih melihat gol tersebut dicetak oleh pemain bertahan Persik dengan teknik yang luar biasa.
Editor : Anwar Bahar Basalamah