Arief Wicaksono, Atlet Jujitsu Berprestasi Asal Kota Kediri Yang Berambisi Bawa Medali Emas

Emilia Susanti • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 09:33 WIB
Atlet Jujitsu Kota Kediri Arief Wicaksono.
Atlet Jujitsu Kota Kediri Arief Wicaksono.

Moh. Arief Wicaksono menjadi salah satu atlet jujitsu yang disiapkan untuk ajang pekan olahraga provinsi (porprov) tahun depan. Demi meraih prestasi terbaik, dia rela terbang ke Kamboja untuk mengasah skill-nya. Meski hasilnya kurang memuaskan, dia bertekad bisa mempersembahkan medali untuk Kota Kediri.

Minggu lalu, Arief-begitu sapaannya, melancong ke Kamboja. Bukan untuk berlibur. Namun untuk mengasah kemampuannya. Di sana, atlet berusia 19 tahun itu mengikuti kompetisi Jujitsu Asian Regional Championship. Dia turun untuk kelas Jujitsu U21 putra -56 kilogram.

“Hasil kemarin saya mendapat peringkat lima dari sembilan,” ceritanya melalui pesan Whatsapp.

Dia mengatakan, kompetisi tersebut merupakan salah satu bentuk try out untuk menuju ajang-ajang selanjutnya. Salah satunya yaitu Porprov Jatim X 2027 di Surabaya. Dalam ajang ini, dia berambisi untuk membawa medali. Pasalnya, itu menjadi salah satu mimpinya yang belum terwujud di porprov tahun lalu.

“Porprov tahun lalu saya belum beruntung, saya kalah di quarter final,” aku Arief.

Karena itulah, dia saat ini terus bekerja keras. Dia tak bisa meninggalkan olahraga beladiri ini begitu saja. Apalagi, dia masih punya banyak target lainnya di olahraga jujitsu. Selain porprov, masih ada ajang-ajang lain yang ingin diikutinya. Salah satunya pekan olahraga nasional (PON).

“Kedepannya saya ingin memperbanyak pengalaman lagi. Target utama yaitu untuk bisa masuk tim PON Jawa Timur kategori Fighting System,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Arief telah mengenal jujitsu sejak dirinya masih kelas enam sekolah dasar (SD). Ayahnya lah yang pertamakali mengenalkan. Saat awal bergelut, Arief tak pernah berpikir untuk menjadi atlet. Namun, seiring berjalannya waktu, prestasi demi prestasi mulai diukir. Pelatih dan orang tuanya pun memberi dukungan. Karenanya, dia makin bergairah.

Setelahnya, dia memantapkan diri untuk semakin tekun. Apalagi, dirinya juga mendapatkan kepercayaan untuk mengikuti program pemustan latihan kota (puslatkot). Praktis, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri juga punya harapan besar terhadapnya.

“Untuk porprov, saya menargetkan untuk membawa dua medali emas di dua kategori yaitu newaza system dan fighting system,” tandasnya. (em/tar)

Editor : Mahfud
atlet jujitsu kota kediri cabor jujitsu kota kediri jujitsu kota kediri atlet kota kediri atlet jujitsu