Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Trinanda Vanesa Aerlambang Mumpuni, Beauty Creator dan Pebisnis Muda Asal Kediri: Berani Ambil Risiko Jadi Kunci Memulai Bisnis

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Rabu, 20 Mei 2026 | 17:06 WIB
Sosok Vanesa wirausaha muda yang berani ambil resiko untuk maju. (Foto Asad MS)
Sosok Vanesa wirausaha muda yang berani ambil resiko untuk maju. (Foto Asad MS)

Trinanda Vanesa Aerlambang Mumpuni memulai bisnisnya dari apa yang sebenarnya banyak dilakukan anak-anak muda saat ini. Yakni, mengunggahfoto atau video di media sosial. Bermula dari video TikTok, dia menemukanjalan bisnisnya di dunia kecantikan.

Perempuan yang akrab disapa Vanesa ini tidak hanya dikenal sebagai seorangbeauty content creator.

Melainkan juga pebisnis muda lewat merek skincarelokal yang telah dia kembangkanBisnis itu dia jalani sambil tetap kuliah dan bekerja.

Perempuan asal Kecamatan Gurah ini mengaku mulai tertarik dengandunia beauty sejak duduk di bangku SMA.

Awalnya, ia hanya senang membuatkonten seputar kecantikan di media sosial tanpa memiliki tujuan khusus untukmencari keuntungan. Namun, salah satu videonya mendadak ramai dan menarikperhatian sebuah brand.

Awalnya cuma bikin konten biasa di TikTok, terus ada yang mengajakjadi brand ambassador. Gak nyangka sama sekali,” jelas perempuan kelahiran2004 itu.

Dari situ, ia kian serius menekuni dunia konten dan kecantikan. Semakinsering membuat konten, semakin banyak pula brand yang meliriknya sebagaibrand ambassador.

 Pengalaman tersebut membuatnya tidak hanya tertarik pada sisi promosi. Melainkan juga mulai mempelajari dunia skincare lebih dalam, termasuk kandungan dan komposisi produk.

Baca Juga: Perjuangan Fincha Amadea Putri di Dunia Modelling, Sempat Tak Dapat Restu Ayahanda

Ketertarikan itu kemudian berkembang menjadi ide bisnis saat pandemiCovid-19. Vanesa mengenang, saat itu, tren masker kopi dan skincare rumahansedang ramai diperbincangkan di media sosial.

Dia pun ikut mencoba membuatmasker sendiri setelah melihat berbagai tutorial di TikTok.

Tak disangka, kontenyang ia buat tentang masker tersebut ikut viral dan banyak teman mulai tertarikmencoba produknya.

Awalnya bikin sendiri buat dipakai sendiri sambil dijadikan konten. Ternyata teman-teman malah banyak yang minta,” kenangnya.

Naluri berbisnisnya pun semakin tajam. Ia terpikir untuk mulaimengembangkan produk sendiri. Menurutnya, jika selama ini banyak orang membutuhkan bantuannya untuk mempromosikan produk, mengapa tidakmencoba membuat brand sendiri.

 Meski awalnya hanya mengikuti tren, pengalaman itu menjadi titik awal dirinya memahami dunia bisnis kecantikan.

Setelah tren masker kopi mulai dilupakan, Vanesa tidak berhenti begitusaja. Ia justru semakin mendalami tentang skincare dan beralih menjual produkpaket perawatan wajah.

Tak sembarangan, Vanesa lebih dahulu belajar dan memperbanyak pengetahuan soal komposisi agar produk yang dijual tetap amandan berkualitas.

“Yang penting produknya aman, sudah BPOM dan halal,” terang bungsudari tiga bersaudara itu.

Mengawali rintisan bisnisnya, Vanesa memulai segalanya secarasederhana. Sembari berkuliah di Universitas Ciputra Surabaya, dia juga mempromosikan produknya sendiri melalui live TikTok.

 Semua dilakukanmandiri, mulai promosi hingga mengemas pesanan pelanggan.

Baca Juga: Sosok Kembar Salma–Salwa yang Tebar Manfaat dengan Banyak Talenta: Pesan sang Kakek, Bermanfaatlah bagi Orang Lain

Pulang kuliah, live sendiri. Ada pesanan, ya, packing sendiri,” tuturnya.

Seiring waktu, usahanya mulai berkembang. Pesanan semakin ramaihingga akhirnya ia memiliki karyawan sendiri untuk membantu operasionalbisnis.

Meski begitu, Vanesa mengaku tantangan terbesar bukan memulai usaha, melainkan menjaga konsistensi.

“Yang susah itu konsisten. Jadi saya terus belajar sambil jalan,” ungkapnya.

Ia juga sempat berpikir untuk berhenti kuliah agar bisa fokus penuhmengembangkan bisnis. Namun, seiring waktu, pola pikir itu berubah. Iamerasa pendidikan tetap penting untuk mendukung pengembangan usaha yang lebih besar ke depan.

“Saya sadar tetap butuh ilmu untuk mengembangkan bisnis dan mengaturtim,” tandas Vanesa.

Kini, Vanesa ingin terus mengembangkan brand lokal miliknya agar bisasemakin dikenal luas. Baginya, anak muda tidak perlu takut memulai usaha darihal kecil. Asalkan mau belajar dan konsisten menjalankannya

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#sosok inspiratif #konten kreator #beauty