Ketertarikan Fincha Amadea Putri pada dunia fashion sudah muncul sejak taman kanak-kanak. Setiap melihat ajang fashion show, ia selalu terpukau. Namun jalan yang ia pilih tak sepenuhnya mulus.
Rumekso Wardoyo, ayahnya sempat tidak setuju dengan minat sang anak. Itu karena dia khawatir dengan dampak negatif dunia modelling.
Meski begitu, dara asli Kediri itu tetap melangkah dan membuktikan bahwa pilihannya membawa banyak hal positif.
Perempuan yang akrab disapa Fincha itu suka dengan dunia modelling sejak TK. Namun, dia mulai serius mengikuti ajang pageant saat duduk di bangku SMPN 2 Kediri.
Ia pertama kali meraih Juara 1 Putri Kartini antar kelas pada 2019 silam. Prestasi itu membuatnya diajukan mewakili sekolah ke tingkat kota. Untuk pertama kalinya ia mengikuti lomba yang menurutnya besar. Putri Kartini tingkat Kota Kediri.
“Kaget dan grogi sekali waktu itu. Akhirnya kalah, tapi justru dapat pengalaman besar,” ujar dara kelahiran 26 Agustus 2003 itu mengenai awal mula dia mengikuti ajang yang besar.
Namun, kekalahan tersebut tak membuatnya surut. Justru dari situ ia terpacu untuk terus mencoba.
Masuk ke SMAN 3 Kediri, Fincha mulai melatih kemampuan public speaking yang sebelumnya menjadi kelemahannya.
Terlebih, ia merupakan pribadi yang pendiam dan introvert. Untuk mengatasi itu, ia mencoba aktif berorganisasi dan terjun dalam berbagai kegiatan.
Tahun 2020, ia mencoba untuk mengikuti ajang pageant lagi. Yakni seleksi Duta Anak Kota Kediri. Berkat usaha dan tekadnya, dia berhasil masuk 10 besar.
Fincha kemudian tergabung dalam Forum Anak Kota Kediri dan aktif dalam kegiatan sosial. Dari situ, perlahan ayahnya mulai luluh melihat keseriusan dan prestasinya.
Sebelumnya, sang ayah sempat mengatakan jika Fincha ingin melanjutkan modeling, itu menjadi tanggung jawabnya sendiri tanpa dukungan penuh.
Ia mengaku sedih karena ingin didukung kedua orang tuanya. Namun sang ibu tetap mendampingi dan membantu meyakinkan ayahnya.
“Aku ingin membuktikan lewat pencapaian, supaya papa percaya,” tutur anak ketiga dari empat bersaudara pasangan Rumekso Wardoyo dan Rini Wulandari itu.
Prestasinya terus bertambah. Ia meraih Juara Harapan 1 Lomba Video Kreatif Anak se-Kota Kediri 2020 serta Juara 3 Putri Kebaya Nusantara antar kota 2021.
Aktivitasnya yang konsisten membuat Fincha mulai mendapat tawaran endorse dan menjadi muse makeup artist.
Awalnya hanya membantu teman berjualan. Namun, lama-kelamaan akun Instagram-nya ramai pesan masuk. Kesempatan itu ia manfaatkan untuk menambah uang saku.
Dari itu sang ayah juga semakin luluh dan akhirnya mengizinkan. Dia juga mendapatkan dukungan kedua orang tuanya. Kini, mahasiswi Universitas Terbuka tersebut memilih fokus kuliah dan bekerja.
“Kalau ada kesempatan, pasti aku ambil. Tapi sekarang aku fokus kuliah dan kerja dulu,” ucap warga Kecamatan Kota, Kota Kediri.
Bagi Fincha, dukungan mungkin sempat tak utuh di awal. Namun pembuktian melalui prestasi menjadi cara terbaik untuk mengubah keraguan menjadi kebanggaan. (muhamad asad muhamiyus sidqi/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita