KEDIRI, JP Radar Kediri - Pasangan Duta IIK Bhakti Wiyata 2025 adalah Muhammad Zaki Nurrihman dan Camelia Qurroti Aini. Kedua sosok ini mengaku senang mendapat amanah sebagai duta di sekolah. Tidak hanya menambah wawasan dan pengalaman, mereka juga membawa misi mulia di sekolahnya.
“Saya ingin menjadi contoh yang baik untuk teman-teman. Terutama tentang disiplin waktu maupun pembelajaran,” begitu kata Putra Bhakta Zaki yang didampingi Putri Bhakta Ella.
Tak beda jauh dengan Zaki, Ella juga membawa misi yang jauh lebih tinggi. Yaitu ingin menjadi generasi emas yang berani dan peduli lingkungan sekitar.
Baca Juga: Mengenal Shoffia Chandra Dewi, Duta Kampus Putri Universitas Kadiri 2025
“Aku percaya hal sekecil apapun yang aku lakukan akan berdampak baik untuk masa depan,” tutur Ella.
Tentu perjalanan yang dilalui keduanya tidaklah mudah. Dipilih sebagai duta bukanlah suatu kebetulan. Sebab ada proses yang harus dilewati dengan penuh perjuangan.
Mulai dari tes bakat dan wawancara hingga mengikuti karantina selama berminggu-minggu. Apalagi keduanya memiliki latar belakang yang hampir sama. Yaitu memiliki tingkat rasa percaya diri yang rendah.
“Saya kurang percaya diri tetapi memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Duta IIK Bhakti Wiyata ini menjadi hal baru yang harus dicoba,” ujar Ella yang kemudian diamini Zaki.
Baca Juga: Mengenal Jenar Ayu Aldesta Persada, Duta Wisata Panji Galuh Kota Kediri 2024
Zaki yang merupakan pemuda asal Kabupaten Nganjuk mengaku, jika dirinya termasuk orang sangat sulit berbicara di depan umum. Dia tidak terbiasa berhadapan dengan banyak orang.
Tak hanya Zaki, Ella juga merasakan hal yang sama. Seringkali dia nervous ketika berbicara di depan banyak orang. Karena rasa percaya diri dalam dirinya masih perlu ditingkatkan.
“Dalam prosesnya saya selalu berlatih agar memiliki kemampuan public speaking yang bagus. Karena mau tidak mau itu akan menjadi kemampuan dasar yang harus dimiliki seorang duta. Apalagi sekarang sering menjadi MC (master of ceremony, Red) dadakan,” ungkap Zaki, siswa kelas XII Farmasi itu.
Ya, selama menjalani karantina mereka berdua mendapat materi tentang public speaking, etika, wawasan BHAKTA, dan juga wawasan duta.
Baca Juga: Mengenal Salma Haniyyah, Calon Dokter Gigi dan Runner Up 3 Duta Kampus Universitas Kadiri
“Tentu setelah kami mendapatkan materi, langsung praktek bagaimana cara public speaking yang baik. Juga etika yang harus dilakukan sebagai duta,” ujar Ella, gadis asal Blitar itu.
Semenjak menjadi duta, public speaking menjadi sesuatu yang wajib dikuasai. Bahkan, sekarang ini, public speaking bukan lagi hal yang menakutkan.
“Output yang saya rasakan ketika melakukan PKL (praktik kerja lapangan, Red) di rumah sakit maupun apotek, kemampuan public speaking menjadi hal yg sangat membantu dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat,” bebernya kepada wartawan Jawa Pos Radar Kediri.
Kini setelah resmi menjadi pasangan duta I IIK Bhakta 2025 perjuangan tidak berhenti begitu saja. Ada tantangan-tantangan baru bermunculan.
Baca Juga: Mengenal Sosok Inggrid Aulia Rahma, Duta Genre Kabupaten Kediri 2025
Diantaranya yaitu harus bisa membagi waktu antara kegiatan duta dan kewajiban sebagai pelajar. Termasuk melatih diri untuk terus bisa menjadi wakil terbaik sekolah dan menjadi contoh teman sebayanya.
“Pesannya jangan pernah takut untuk mencoba. Coba untuk kenali potensi diri sendiri. Setiap orang pasti memiliki kehebatan dan keunikan yang berbeda dengan yang lain,” pungkas Zaki dan Ella bersahutan.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian