Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Erita Dewi, Perempuan Tangguh Penyayang Penyandang Disabilitas dan Petani Lereng Wilis

M. Mashadi • Senin, 22 Desember 2025 | 14:00 WIB
Photo
Photo

JP Radar Kediri - Tanggal 22 Desember selalu spesial bagi seorang ibu dan perempuan di Indonesia. Pada hari ini, seluruh perempuan menikmati keistimewaan itu untuk merayakan Hari Ibu. Bagi perempuan, Hari Ibu tidak sekadar mengenang kasih sayang seorang ibu untuk anaknya. Lebih dari itu, Hari Ibu merupakan spirit perempuan dalam menjalankan pekerjaannya sehari-hari.

Di Kota Kediri, sosok perempuan tangguh itu hadir dalam diri Erita Dewi. Bagi Erita, Hari Ibu menjadi semangat yang tak pernah menurun ketika menjalani aktivitasnya sebagai pengusaha.

Wanita dari asal Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri ini dikenal sebagai sosok pekerja keras, aktif dan peduli terhadap sesama, serta menjadi aktivis pemerhati penyandang disabilitas. "Yang penting, hidup saya memberi manfaat bagi orang lain, itu sudah cukup bagi saya," kata Erita.

Sebagai orang yang punya jiwa sosial tinggi, Erita tidak hanya peduli kepada penyandang disabilitas. Baru-baru ini, Erita juga mencurahkan pikirannya untuk memperhatikan nasib para petani di lereng Gunung Wilis. Dia memberikan bantuan bibit dan pupuk untuk tanaman sayur-sayuran.

 Baca Juga: Mengenal Jenar Ayu Aldesta Persada, Duta Wisata Panji Galuh Kota Kediri 2024

Kepeduliannya tidak berhenti di situ saja. Mantan anggota DPRD Kota Kediri ini selalu siap membantu petani menyerap hasil panennya. Sehingga mereka tidak bingung lagi saat menjual hasil panen sayurnya. “Saya berharap dengan aksi ini ikut menambah nilai perekonomian masyarakat,” ujar Erita.

Menurut Erita, Hari Ibu adalah simbol kasih sayang. Seperti seorang ibu menyayangi anaknya, dia juga selalu total ketika melakukan pembinaan dan memberikan perhatian kepada orang-orang di sekelilingnya. “Baik itu kepada peyandang disabilitas maupun petani,” ungkapnya.

Melalui momen ini, Erita menyatakan bahwa peran ibu sungguh luar biasa. Bukan saja untuk kemajuan daerah, tetapi juga kemajuan untuk negeri ini, Indonesia.

Sebagai seorang pejuang hak penyandang disabilitas, Erita tak pernah berhenti untuk memperjuangkan keseragaman, kesetaraan dan inklusivitas. Menurutnya, semua harus adil. Harus sama rata tanpa melihat latar belakang masing-masing individu. “Karena kita semua adalah masyarakat Indonesia dengan hak yang sama,” kata Erita.

 Baca Juga: Sosok Kepala SMAN 1 Ngadiluwih Kediri, Tanamkan Karakter Juara SMANGAD

 Dia menambahkan, sosok ibu sangat penting di hidupnya. Karena itu, dia mengajak semua anak selalu berbakti kepada orangtuanya. "Siapa pun yang masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk mencium tangan dan kening ibunya, maka ciumlah. Mintalah doa kepadanya. Biarlah hanya Allah yang akan menjadi saksi bahwa kita sungguh-sunguh ingin menyenangkan hati orang tua," pesan Erita.

Bahkan, sesibuk apa pun kita, kata Erita, jangan sampai mengabaikan seorang ibu.  "Terus berdoa, terus berprasangka baik kepada Allah. Setiap hari adalah hari ibu. Karena ibu adalah malaikat dalam hidupku. Selamat Hari Ibu," ucapnya.  

Melalui kiprahnya, Erita membuktikan bahwa batasan peran perempuan hanyalah sebuah persepsi yang bisa dipatahkan dengan kerja keras dan empati. Baginya, keterlibatan perempuan dalam isu-isu strategis, bukanlah sekadar pilihan karier, melainkan panggilan jiwa untuk menciptakan perubahan yang inklusif.

Dia berharap jejak langkahnya dapat menginspirasi perempuan-perempuan muda di Kota Kediri dan seluruh Indonesia untuk berani melangkah keluar dari zona nyaman. Menjadi perempuan yang tangguh dan berpendirian teguh demi kemajuan bangsa. (ik1/baz)

 Baca Juga: Misi Dwi Prastiwi Jadi Instruktur Pilates Profesional di Kediri, Beri Edukasi Gaya Hidup Sehat ke Masyarakat

Erita Dewi adalah anggota DPRD Kota Kediri 2014-2019 dan 2019-2024 yang berangkat dari Partai Gerindra. Selama berkiprah di legislatif, Erita menggawangi komisi B yang mengurusi masalah perekonomian. Dia selalu berpihak pada kepentingan pedagang kecil di pasar.

Setelah tidak lagi menjadi anggota DPRD Kota Kediri, Erita Dewi lebih banyak menghabiskan waktunya menjadi seorang pengusaha. Dalam kegiatan sosial, perempuan asal Pojok, Kecamatan Mojoroto itu juga mencurahkan tenaga dan pikirannya untuk penyandang disabilitas dan petani sayur-sayuran.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#hari ibu #kediri #sosok inspiratif #ibu