KEDIRI, JP Radar Kediri - Alounarelia Rasiya Wardhani baru saja menyandang prestasi membanggakan di Grand Final Duta Batik Kota Kediri 2025. Louna -sapaannya- dinobatkan sebagai wakil 2 Duta Batik Kota Kediri 2025 pada Sabtu (11/10/2025). Acara yang dihadiri Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati itu dihelat di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri.
Louna mengaku bersyukur bisa menyandang gelar tersebut. Menurutnya, menjadi wakil 2 merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan baik. Apalagi, siswi kelas 10 SMAN 2 Kota Kediri ini sejak awal ingin mengembangkan bakat dan kemampuannya di dunia modelling.
“Saya ingin meraih prestasi yang lebih tinggi,” kata Louna.
Sebelum tampil di grand final, Louna mengaku telah menyiapkan diri dengan baik. Karena kontes tersebut untuk menilai busana batik, pertama-tama Louna menyiapkan gaun batik yang akan digunakan.
“Saya selektif memilih motif batik yang sesuai maknanya dengan kepribadian saya,” ungkap remaja kelahiran Kediri, 7 Mei 2010 ini.
Di luar persiapan itu, Louna juga terus berlatih catwalk dan public speaking. Di kontes tersebut, para peserta tidak hanya beradu kecantikan saja. Mereka dituntut menjunjung tinggi brain dan behavior.
Louna memang senang dengan dunia modelling. Namun, sebenarnya dia baru mengenal modelling ketika duduk di bangku SMP. Selama ini, dia lebih sering tampil di event sebagai master of ceremony (MC) dan vocal grup band. Modelling adalah hal baru dan tantangan baginya.
“Waktu SMP, saya ikut lomba modelling untuk pertama kali,” ujarnya.
Meski tergolong baru, Louna sudah menoreh sejumlah prestasi. Di lingkungan sekolah, pelajar 15 tahun ini meraih predikat wakil 1 Miss Smada 2025.
Baca Juga: Cerita Baiq Yuliatri Kusumardani, Model Sekaligus Dokter Gigi di Kediri Asal Lombok
Louna mengatakan akan terus mengasah talentannya di dunia modelling. Dia ingin setiap perlombaan yang diikut bisa menjadi batu loncatan untuk cita-citanya. “Saya ingin prestasi di tingkat yang lebih tinggi,” kata gadis yang bercita-cita menggeluti bidang entertainment ini.
Editor : Shinta Nurma Ababil