Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kisah Septian Ego Mulyanto, Satu-Satunya Atlet Tarung Derajat Kota Kediri yang Menguasai Kelas Seni Gerak

Emilia Susanti • Sabtu, 12 Juli 2025 | 17:40 WIB

 

JAWARA: Septian Ego Mulyanto mengalungkan medali.
JAWARA: Septian Ego Mulyanto mengalungkan medali.
KEDIRI, JP Radar Kediri- Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) IX 2025 menjadi pengalaman berharga bagi Septian Ego Mulyanto. Dia berhasil mempersembahkan dua medali emas untuk Kota Kediri. Dan merupakan atlet yang datang dari cabang olahraga (cabor) bela diri. Adalah Tarung Derajat.

Tahun ini menjadi tahun terakhir Ego di ajang olahraga porprov. Bukan karena keinginannya. Melainkan batasan usia membuatnya tidak bisa berpartisipasi lagi. “Ini porprov keempat saya. Alhamdulillah dapat dua (medali) emas,” katanya pemuda berusia 21 tahun ini.

Pada porprov di Malang Raya kemarin, dia turun di dua kategori. Yakni kategori seni gerak tunggal putra dan tarung bebas putra kelas 45 – 49 kilogram. Menariknya, dua medali emas yang dirasakan tahun ini bukan kali pertama. “Sebelumnya juga dapat dua medali emas,” ucapnya.

Bertanya lebih dalam, perjalanan Ego di dunia Tarung Derajat ternyata tidaklah mulus. Dulunya, sang Ibu melarangnya untuk mengikuti latihan bela diri ini. Pasalnya, Ibunya tersebut memiliki trauma terhadap orang yang bertengkar.

Hanya saja, ayahnya berpendapat lain. Bahkan rela mengantarkan dirinya ke tempat latihan secara diam-diam. “Kemudian saya ikut kompetisi di tahun 2016. Dan disitu saya dapat juara tiga,” cerita Ego mengenai awal mula Ibunya menyetujui Ego bergelut di dunia Tarung Derajat.

Setelah mendapat lampu hijau, Ego pun berlatih dengan tekun. Kompetisi demi kompetisi diikuti. Mulai dari kejuaraan daerah (kejurda), kejuaraan nasional (kejurnas), hingga porprov. Belasan medali berhasil dikoleksinya.

Uniknya, Ego mengaku sudah jatuh cinta dengan cabor ini. Bahkan, dia beberapa kali menolak ajakan rekannya untuk mencoba cabor lain. Seperti kick boxing dan IBCA MMA. Tentunya, dia memiliki alasan tersendiri.

“Yang pertama, saya bisa membanggakan orang tua saya dari tarung derajat. Kedua, lingkungan di sini positif, saling support,” ujarnya.

Menariknya, anak kedua dari tiga bersaudara ini memiliki misi khusus di dunia tarung derajat. Meski tak menjadi atlet, dia ingin hadir dalam proses regenerasi atlet di cabor ini. Terutama untuk kategori seni gerak.

“Kebetulan kelas seni gerak di Kota Kediri itu cuma saya. Jadi semuanya tarung derajat. Jadi saya ingin dari kelas seni gerak ini berkembang di Kota Kediri,” ungkapnya.

Hanya saja, Ego mengaku masih ingin menjadi atlet untuk saat ini. Meski tak ikut porprov, dirinya memiliki target untuk berkompetisi di Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang. “Sementara ini saya ingin konsisten (sebagai atlet, red) dulu karena memang masih ada kesempatan,” tandasnya.

Untuk mendapatkan berita- berita terkini  Jawa Pos  Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.  

 

Editor : rekian
#porprov #Seni Gerak #olahraga #cabang olahraga #Atlet Tarung Derajat #kota kediri