JP Radar Kediri – Penampilan dalang muda Ki Akbar Syahalam kini banyak digandrungi masyarakat. Baik dari kalangan orang tua maupun anak muda.
Apalagi sejak sering berduet dengan mantan pesinden cilik, Niken Salindry, pementasan wayang kulit Ki Akbar Syahalam tidak pernah sepi dari penonton.
Popularitas Akbar sebagai dalang memang diawali sejak anak-anak. Pemuda 23 tahun asal Nganjuk ini beberapa kali menjadi juara dalang di usia muda.
Makanya, Akbar selalu mantab ketika ditanya kenapa ingin menjadi dalang. “Kalau jawaban guyonnya, bayarannya banyak. Kalau jawaban seriusnya, ingin meneruskan dalang-dalang senior memperjuangkan kebudayaan. Khususnya wayang kulit,” kata Akbar dikutip dari Youtube Radar Kediri TV.
Saat ini, di usianya yang masih muda, Akbar sedang berada di puncak kesuksesan. Setiap bulan selalu ada tanggapan pentas wayang kulit di berbagai tempat.
Mulai dari institusi pendidikan, pemerintah desa maupun warga yang menggelar hajatan.
Dia mengaku, jumlah tanggapan wayang kulit tergantung bulannya. “Ya tidak tentu setiap bulan. Paling banyak pernah 22 kali sebulan. Biasanya di bulan Agustus, Juni, Juli dan Oktober,” kata Akbar yang merupakan alumni pedalangan dari Institut Seni Indonesia (ISI) Solo.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah