Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Gus Riza Sahlan Siroj Resmi Pimpin FKMT Kabupaten Kediri

Mahisa Ayu • Kamis, 16 Juli 2026 | 14:44 WIB
FOTO: MAHISA AYU
FOTO: MAHISA AYU

KEDIRI, JP Radar Kediri- Lanskap di Kabupaten Kediri bersiap memasuki babak baru yang lebih inklusif dan modern. Hal ini ditandai dengan dikukuhkannya kepengurusan Forum Komunikasi Majelis Ta'lim (FKMT). Langkah strategis ini mengukuhkan sinergi besar berbagai organisasi masyarakat (ormas) Islam di Bumi Panjalu.

Acara pengukuhan yang berlangsung khidmat itu dihadiri oleh Kepala Kemenag H. Achmad Faiz, S. Ag, M. HI., turut hadir juga KH. Abdullah Kafabihi Mahrus pengasuh pondok pesantren Lirboyo Kediri serta jajaran pimpinan ormas Islam. Mulai dari pengurus Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Al Irsyad, hingga LDII.
 
Nakhoda FKMT Kabupaten Kediri kini resmi diamanahkan kepada tokoh muda progresif, Gus Riza Sahlan Siroj. Usai dikukuhkan, Gus Riza menegaskan bahwa FKMT akan menjadi wadah silaturahmi akbar yang melebur sekat-sekat perbedaan.

“FKMT ini nanti akan menjadi satu wadah silaturahmi bagi seluruh ormas, baik itu NU, Muhammadiyah, LDII, maupun Al Irsyad. Kita jadikan wadah bagi seluruh majelis ta'lim untuk menjadi bertumbuh-kembangnya masyarakat Kediri yang berakhlak,” ujar Gus Riza dengan optimistis.

FOTO: MAHISA AYU
FOTO: MAHISA AYU

Baca Juga: Badai Pasir Tak Hanya Terjadi di Gurun, Indonesia Bisa Berdampak? Begini Penjelasan Organisasi Meteorologi Dunia

Tugas besar sudah menanti Gus Riza dan jajarannya. Kemenag Kabupaten Kediri mencatat ada sekitar 1.387 majelis ta'lim yang tersebar di berbagai pelosok daerah. FKMT hadir untuk menyamakan persepsi dakwah agar ribuan majelis tersebut bisa bergerak bersama secara adaptif, transformatif, dan bersinergi kuat dengan pemerintah. Untuk mematangkan langkah tersebut, FKMT akan segera menggelar Rapat Kerja (Raker) dalam waktu dekat.
Di bawah kepemimpinan Gus Riza, FKMT menolak kaku. Menghadapi era Society 5.0, pihaknya siap melakukan lompatan besar dalam metode syiar. Dakwah tidak lagi hanya bergerak konvensional dari masjid ke masjid. Melainkan mulai bergerilya secara masif di jagat maya.

FKMT secara khusus membidik Generasi Z dan Generasi Alpha. Menurut Gus Riza, salah satu tantangan terbesar generasi saat ini adalah mulai menipisnya respek sosial di tengah masyarakat. Karena itu, pendekatan digital yang ramah dan relevan menjadi kunci.
“Dakwah hari ini bukan saja dari masjid ke masjid, tetapi kita juga menyasar media sosial. Kita belajar bersama melihat dakwah digital yang sedang merebak saat ini. Seperti Majelis Roblox Indonesia atau Majelis ML (Mobile Legends, red) Indonesia yang sedang tren dan viral,” beber Gus Riza.

Langkah akomodatif ini mendapat apresiasi penuh dari berbagai ormas. Pihak Muhammadiyah Kediri menyatakan dukungannya dan berharap FKMT mampu menjadi motor penggerak sinergi program taklim yang nyata di masyarakat.

Senada dengan hal itu, pihak Kemenag Kabupaten Kediri menilai kehadiran FKMT yang merangkul seluruh elemen ormas ini merupakan angin segar. Ke depan, kehidupan keagamaan di Kabupaten Kediri diharapkan bisa semakin kondusif, harmonis, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi kemaslahatan umat.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
kediri organisasi majelis dakwah ormas