KEDIRI, JP Radar Kediri – Perum Bulog Kantor Cabang (Kaban) Kediri menorehkan capaian gemilang dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Per tanggal 13 Juli 2026, penyerapan gabah dari petani di wilayah kerja Bulog Kediri sukses menembus target hingga 100 persen lebih.
Dari target yang ditetapkan sebesar 73.489 ton, Bulog Cabang Kediri berhasil merealisasikan penyerapan sebanyak 73.543 ton. Angka ini setara dengan Gabah Kering Panen (GKP) sebanyak 143.012 ton, atau mencapai persentase 100,07 persen.
Kepala Perum Bulog Cabang Kediri, Harisun, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian ini. Menurutnya, keberhasilan luar biasa ini merupakan buah dari kerja keras serta kolaborasi solid di lapangan.
Baca Juga: Petani Kota Tahu Putar Otak Hadapi Kemarau Panjang Mulai Terapkan AWD dan Pupuk Organik
"Keberhasilan pencapaian target ini tidak terlepas dari kerja sama dan sinergitas yang kuat dari semua stakeholder. Mulai dari jajaran TNI dalam hal ini Babinsa, Dinas Pertanian melalui PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan), serta seluruh pemangku kebijakan di wilayah kerja Cabang Kediri," ujar Harisun.
Sebagai informasi, wilayah kerja Perum Bulog Cabang Kediri mencakup tiga daerah strategis, yaitu Kota Kediri, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Nganjuk. Sinkronisasi yang baik di tiga wilayah tersebut menjadi kunci utama akselerasi penyerapan gabah berjalan optimal.
Secara khusus, Harisun juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah mengawal jalannya penyerapan gabah petani musim ini hingga melampaui target.
Baca Juga: Harga Jagung di Tingkat Petani Kota Kediri Anjlok tetapi di Pasaran justru Tinggi
"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pencapaian target ini. Tidak lupa juga kepada teman-teman mitra kerja penggilingan yang selama ini konsisten mendukung penyerapan gabah," tambahnya.
Lebih lanjut, Harisun menilai bahwa iklim ketahanan pangan saat ini berada dalam kondisi yang sangat positif. Regulasi dan kebijakan yang digulirkan oleh pemerintah terbukti memberikan dampak positif yang merata bagi seluruh rantai ekosistem pertanian.
"Kebijakan dari pemerintah saat ini sangat menguntungkan semua pihak, mulai dari petani, mitra penggilingan, hingga Bulog sendiri. Sinergi seperti inilah yang kita butuhkan untuk terus menjaga stabilitas pangan ke depan," pungkasnya
Editor : Anwar Bahar Basalamah