Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sehari Dua Kebakaran, Damkar Ingatkan Warga Tak Bakar Sampah Sembarangan

M
petugas saat menangani kebakaran
petugas saat menangani kebakaran

Advertisement

 
JP Radar Kediri – Memasuki musim kemarau, kebakaran lahan mulai bermunculan di Kabupaten Kediri. Dalam dua hari berturut-turut, Kamis (16/7) hingga Jumat (17/7), petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri menangani dua kejadian kebakaran di Kecamatan Kandat dan Tarokan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun total kerugian ditaksir mencapai Rp 55 juta.

Kebakaran pertama terjadi di tempat penyimpanan sepah tebu milik Bonari di Dusun Nggaluhan, Desa Kandat, Kecamatan Kandat, Kamis (16/7). Laporan diterima sekitar pukul 15.00 WIB.

Advertisement

Tim Damkar Pos Ngadiluwih langsung meluncur ke lokasi, dibantu armada dari Pos Pare. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.15 WIB.

Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, api diduga berasal dari rembetan kebakaran lahan tebu milik PG Ngadirejo yang berada di samping lokasi penyimpanan sepah tebu.

Advertisement

Penyebab awal kebakaran masih belum diketahui secara pasti. Damkar mengerahkan dua armada berkapasitas 2.500 liter dan 5.000 liter serta sembilan personel untuk menjinakkan kobaran api.


Sehari berselang, kebakaran kembali terjadi di lahan milik Endang di Dusun Selang, Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan.

Api diduga berasal dari aktivitas warga yang membakar sampah. Tiupan angin kencang membuat api cepat membesar dan merembet hingga membakar lahan seluas sekitar dua hektare.

Baca Juga: Kebakaran Lahan Tebu di Mojo Telan Satu Korban Jiwa, Ini Kronologinya!
Karena lokasi tidak dapat dijangkau mobil pemadam, petugas melakukan pemadaman secara manual menggunakan metode gepyok dan membuat sekat agar api tidak terus meluas.

 Upaya tersebut dilakukan bersama warga sekitar hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.03 WIB. Kerugian akibat kebakaran lahan itu diperkirakan mencapai Rp 5 juta, sementara aset senilai sekitar Rp 50 juta berhasil diselamatkan.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan, terutama saat musim kemarau dan angin kencang. Api sangat mudah merembet sehingga dapat memicu kebakaran yang lebih besar," ujar Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono.

Advertisement
Editor : Mahfud
Sumber : Radar Kediri

Artikel Terkait

Kebakaran Lahan Tebu di Mojo Telan Satu Korban Jiwa, Ini Kronologinya!

Kebakaran Lahan Tebu di Mojo Telan Satu Korban Jiwa, Ini Kronologinya!

Sakrum, Warga Dusun Minden, Desa Pamongan, Kecamatan Mojo, tewas saat membakar bekas tanaman tebu pada Senin (6/7).

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Ringinrejo, Begini Kronologinya

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Ringinrejo, Begini Kronologinya

Berdasarkan keterangan di lokasi, warga yang melintas melihat kobaran api muncul dari bagian atap bangunan pabrik rokok.

Kebakaran Rumah di Kras Kediri Diawali dengan Ledakan, Begini Kronologinya!

Kebakaran Rumah di Kras Kediri Diawali dengan Ledakan, Begini Kronologinya!

Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer