KEDIRI, JP Radar Kediri – Layanan distribusi air bersih di sejumlah wilayah pelayanan Perumda Air Minum Tirta Dhaha Kota Kediri mengalami gangguan serius. Penyebabnya, fasilitas vital berupa sumur produksi Wilis utara dilaporkan mengalami kerusakan berat hingga runtuh. Faktor usia sumur yang sudah tua menjadi pemicu utama ambrolnya infrastruktur tersebut. Sehingga tidak memungkinkan lagi untuk dioperasikan secara normal.
Direksi Perumda Air Minum Tirta Dhaha melalui keterangan resminya menjelaskan bahwa kepastian rusaknya sumur tersebut didapat setelah tim teknis melakukan upaya perbaikan awal dan analisis mendalam di lapangan. "Kondisinya rusak berat atau runtuh karena faktor usia sumur yang sudah tua," ujar Kabag Teknik Perumda Air Minum Tirta Dhaha Djoko Widodo, ST.
Guna mengantisipasi krisis air yang meluas di area terdampak, badan usaha milik daerah (BUMD) Kota Kediri ini langsung bergerak cepat melakukan langkah kedaruratan. Saat ini, pihak Perumda tengah mengupayakan pengalihan alur distribusi dan menambah suplai air ke zona terdampak dengan memaksimalkan unit produksi lainnya. Dua fasilitas yang kini diandalkan untuk menopang pasokan adalah Unit Produksi Ngampel dan Unit Produksi Tamanan.
Meski rekayasa distribusi telah dilakukan, pihak manajemen meminta masyarakat untuk memaklumi jika pasokan air belum bisa mengalir normal 100 persen. Terutama pada saat beban puncak pemakaian.
Selama masa pemulihan pelayanan di area terdampak, aliran air bersih berpotensi mengalami beberapa kendala. Di antaranya air mengalir kecil, kondisi aliran tidak stabil atau bahkan di beberapa titik belum dapat mengalir secara maksimal ke rumah-rumah pelanggan.
Baca Juga: Sinergi Kawal Distribusi, DPR RI Endro Hermono Pastikan Gudang Bulog Paron Beroperasi Optimal
Merespons situasi ini, Perumda Tirta Dhaha mengeluarkan imbauan penting bagi warga Kota Kediri yang terdampak. Pelanggan diminta segera melakukan penampungan air secukupnya saat air mengalir dan menggunakannya secara bijak serta hemat selama masa gangguan pelayanan berlangsung.
Sebagai bentuk tanggung jawab dan pelayanan prima kepada masyarakat, Perumda Air Minum Tirta Dhaha juga telah menyiagakan layanan droping air bersih gratis. Bantuan air bersih ini akan dikirim langsung menggunakan mobil tangki ke wilayah terdampak sesuai dengan kebutuhan warga dan jadwal distribusi di lapangan.
Baca Juga: Vaksin PMK Tahap Pertama di Kota Kediri Habis, Distribusi Kedua Dilaksanakan Februari
Bagi warga yang membutuhkan pasokan darurat atau ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai perkembangan perbaikan, Perumda Tirta Dhaha membuka layanan pengaduan cepat. Masyarakat dapat menghubungi Call Center di nomor 0354 – 682 653 / 682 654 atau melalui pesan WhatsApp (WA) Pengaduan di nomor 0821 4006 9707.
"Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang terjadi. Saat ini seluruh tim teknis kami sedang berupaya maksimal di lapangan demi percepatan penanganan dan normalisasi pelayanan agar air bisa segera mengalir lancar kembali ke rumah warga," pungkas pihak manajemen.
Editor : Anwar Bahar Basalamah