KEDIRI, JP Radar Kediri - Ratusan motor gede (moge) melintas di jalanan Kota Kediri pada Sabtu pagi (18/4). Tipe motornya berbeda antara satu dengan yang lain. Begitupula warnanya. Mulai dari hitam, orange, kuning, biru, merah, dan masih banyak lagi. Lalu, ratusan moge itu parkir di depan FEDE Padel yang berada di Jalan Erlangga, Ngadirejo, Kota Kediri.
Rupanya, mereka adalah komunitas Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) Jawa Timur yang sedang rehat dari perjalanan menuju Tulungagung. Mereka datang dari beberapa daerah di Jawa Timur. Ada dari HDCI Surabaya dan wilayah Kediri Raya pun tak absen.
Baca Juga: Padel Bakal Resmi Jadi Cabor di Kota Kediri, Targetkan Turunkan Atlet di Porprov Tahun Depan
"Totalnya ada sekitar 115 motor. Dari Surabaya 65 motor," ujar Tonny Wahyudi, Wakil Ketua Umum HDCI.
Dia mengatakan, touring yang dilakukan memang menjadi agenda rutin dari HDCI. Biasanya, satu tahun dilakukan sebanyak tiga sampai empat kali. Tak hanya touring, agenda ini juga jadi momen family gathering HDCI dari pengurus cabang (pengcab) yang ada di Jawa Timur. Pada Sabtu (18/4), HDCI Jawa Timur punya agenda khusus di Tulungagung.
"Kami ingin mengajak mereka untuk bersama-sama daftar dan memeriahkan ulang tahun HDCI yang ke-36 dalam rangka turnamen padel," jelas Tonny.
Lantaran jaraknya jauh, HDCI butuh tempat istirahat. Lalu diputuskan tempat untuk beristirahat itu di FEDE Padel.
"Kebetulan dari rekan-rekan Kediri menyiapkan tempat di sini, untuk refresh untuk melanjutkan riding ke Tulungagung lagi. Di samping tempatnya luas, juga parkirannya lebar, bisa untuk parkir motor-motor besar," terangnya.
Baca Juga: Olahraga Padel Jadi Cabor Baru di Bumi Panjalu, Bakal Gelar Pelatihan untuk Calon Atletemili
Menariknya, mereka datang bukan sekadar beristirahat. Melainkan juga untuk memberi dukungan terhadap olahraga padel di Kota Kediri. Mengingat Sam Sonata Hermawan, owner FEDE Padel, baru saja disahkan sebagai Ketua Umum Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Kota Kediri.
"HDCI akan menggelar turnamen padel di minggu kedua Mei, di Surabaya. Bila memungkinkan, nanti Kediri menjadi salah satu chapter (turnamen padel) berikutnya, walaupun tidak bisa mencakup banyak peserta seperti di Surabaya. Tetapi, di Jawa Timur ini, wilayah utara memang akan mengarah ke Surabaya, tetapi Jawa Timur bagian selatan insyaallah di Kediri," ujar sang pemilik lapangan padel yang akrab disapa Samson itu.
Terlepas dari agenda HDCI, PBPI Kota Kediri saat ini punya agenda besar terhadap olahraga padel. Pasalnya, pada 2027 nanti, cabang olahraga (cabor) akan mulai berkontestasi di ajang pelan olahraga provinsi (porprov). Harapannya, cabor padel ini bakal jadi sumber perolehan medali emas yang baru di Kota Tahu.
Editor : Anwar Bahar Basalamah