KEDIRI, JP Radar Kediri – Rangkaian kegiatan memperingati Hari Santri Nasional, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Kediri menggelar jalan santai Sarungan pada Minggu (2/11) pagi. Start dan finish di Tirtayasa Park, Kota Kediri.
Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha, Rais Syuriah PCNU Kota Kediri KH. Abdul Hamid Abdul Qodir, Ketua PCNU Kota Kediri KH. Abu Bakar Abdul Jalil secara langsung memberangkatkan ribuan santri.
Peserta jalan santai Sarungan ini adalah para santri serta ribuan warga Nahdliyin dan masyarakat Kota Kediri. Mereka antusias jalan santai sarungan dari start dan sampai finish.
Gus Qowim sapaan Qowimuddin Thoha mengatakan ini bukan hanya berjalan bersama, tetapi juga meneguhkan semangat persatuan dan perjuangan santri.
“Melalui sarung yang kita kenakan, kita mengenang jejak para kiai, para santri, dan para pejuang dengan tekad, keikhlasan, serta semangat persatuan mengawal Indonesia hingga merdeka,” ujar Gus Qowim.
Gus Qowim menegaskan bahwa semangat perjuangan santri harus terus dilanjutkan dengan cara yang relevan di masa kini. Bukan lagi dengan bambu runcing, tetapi dengan ilmu, akhlak, dan karya. Dengan perjuangan membangun Kota Kediri agar semakin MAPAN (Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangenin).
Menurutnya, melalui kegiatan seperti Jalan Sehat Santri Sarungan, masyarakat Kota Kediri meneguhkan kembali jati dirinya sebagai kota yang religius dan rukun.
“Kita tunjukkan bahwa santri dan masyarakat Kota Kediri itu maju dalam kebersamaan, agamis dalam menjaga nilai luhur, produktif dalam berkarya, aman dalam kerukunan, dan tentu ngangenin karena suasana guyub, rukun dan penuh kebahagiaan selalu dirindukan," tegasnya.
Terpisah, Gus Ab sapaan KH Abu Bakar Abdul Jalil menjelaskan kegiatan jalan santai sarungan ini adalah salah satu rangkaian Hari Santri Nasional diperingati setiap 22 Oktober. Tepat di Hari Santri ini, PCNU Kota Kediri telah menggelar apel pagi diikuti para santri dan warga Nahdliyin di Pondok Pesantren Al Amin, Ngasinan, Rejomulyo.
“Hari ini selain jalan santai sarungan, juga ada donor darah. Pada Minggu depan (9/11) ada senam sehat Fatayat NU dan diteruskan touring religi masyayih di Kota Kediri,” terang Gus Ab.
Di hari Minggu (9/11) juga diadakan mancing bareng santri di kolam pancing omah sawah Kelurahan Burengan. Diakhiri istighosah dan doa bersama, Kamis (13/11) di GOR Joyoboyo Kota Kediri.
Editor : Shinta Nurma Ababil