Suci Retno, 24, penjaga tenant aksesoris di Kediri Mall mengatakan, omzetnya kini mulai merangkak naik. “Alhamdulillah setelah dibuka, penjualan perlahan naik, sekarang naiknya dua kali lipat,” tutur perempuan asal Gampengrejo itu, kepada wartawan jawaposradarkediri.com pada Rabu (3/9).
Baca Juga: Direktur Utama BRI Hery Gunardi Ungkap Strategi Keberhasilan Peningkatan Dana Murah
Dia memastikan penjualan aman dan tidak ada kendala berarti. Kabar gembira juga datang dari booth parfum lokal. Sales supervisor memberikan informasi bahwa omzetnya normal. “Penjualan siang ini sudah di angka Rp 2 juta rupiah,” jelas Madu.
Padahal, pekan lalu saat ditutup karena ada kericuhan, ia hanya mengantongi dua belas persen dari seluruh target hariannya. Perempuan asal Wates itu memberikan klaim bahwa sejak dibuka lagi, operasional boothnya mulai normal kembali.
Pasca-insiden kelam di Kediri pekan lalu, traffic konsumennya berubah. Ia banyak melakukan transaksi penjualan di siang hari dibandingkan dengan malam hari.
Meskipun demikian, dirinya tetap bersyukur tidak ada pemangkasan jam kerja dan mal tetap beroperasi normal. Hal tersebut sangat berdampak positif dalam proses karyawan tersebut untuk meraih target penjualan yang telah disepakati oleh atasannya.
Menanggapi hal ini, Manajemen Kediri Mall, Ryan Novanda, menjelaskan bahwa mal telah meningkatkan pelayanan di sektor keamanan. Pihaknya juga memperketat penjagaan dengan aparat di area luar bangunan yang terletak di Jalan Hayam Wuruk itu. “Mall tetap buka dari jam 10 pagi hingga 10 malam, masyarakat yang berkunjung kami imbau tidak perlu khawatir ketika berbelanja” ungkapnya.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.