KEDIRI, JP Radar Kediri- Acara puncak satu abad Pondok Pesantren Al Falah Ploso Kediri digelar penuh khidmat pada Rabu malam (1/1). Meski diguyur hujan, tak membuat antusiasme ribuan jemaah surut untuk menghadiri kegiatan di kompleks ponpes di Kecamatan Mojo itu.
Seperti halnya Muchamad Rudi Cahyono, 26, jemaah asal Tulungagung itu hadir di lokasi lebih awal. Dia berangkat dari Tulungagung sekitar pukul 19.30.
"Dari daerah Jepun (Tulungagung, Red) gerimis sedikit. Ketika lewat Karangrejo ke utara hujannya deras sekali. Tetap nekat pakai jas hujan," aku jemaah yang menggunakan motor itu saat menghadiri satu abad Ponpes Al Falah Ploso Mojo itu.
Dia berniat mencari barokah dari para alim ulama, masyayikh dan para guru. "Walaupun bisa online tapi suasananya tentu berbeda saat di lokasi. Mumpung ada teman yang mengajak," lanjutnya.
Baca Juga: Rayakan Tahun Baru, Viva Hotel Kediri Lauching “Perahu Layar Viva Selera Nusantara”
Menurutnya momen kali ini lebih spesial karena sekaligus memperingati 100 tahun Pondok Ploso. "Hitung-hitung jadi saksi sejarah," aku laki-laki kelahiran Pare itu.
Yang berbeda dan spesial di kegiatan haul Ponpes Al Falah Ploso, Mojo selalu diawali dengan ngaji kitab terlebih dahulu. Dari situ dia bisa belajar banyak.
"Sedikit yang saya dapat dari Masyayikh Pondok Ploso seperti Mbah Yai Huda agar terus ngaji. Apapun kegiatan dan keadaannya. Sedikit ada ilmu dan barokahnya gitu mas," aku laki-laki yang saat ini mondok di Tulungagung itu.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.