Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

PG Ngadiredjo Beri Pendampingan Petani untuk Tingkatkan Produktivitas Tanaman, Target Panen Tebu 1.300 Kuintal per Hektare

rekian • Minggu, 8 Desember 2024 | 03:04 WIB

 

EDUKASI : Asisten Manajer Tanaman PG Ngadiredjo Ahmad Nasirwan alias Pak Mamad menjelaskan cara menanam bibit tebu yang benar.
EDUKASI : Asisten Manajer Tanaman PG Ngadiredjo Ahmad Nasirwan alias Pak Mamad menjelaskan cara menanam bibit tebu yang benar.

KEDIRI, JP Radar Kediri- PG Ngadiredjo terus berupaya meningkatkan produktivitas tanaman tebu di wilayah Kabupaten Kediri. Agar hasilnya maksimal PG Ngadiredjo memberikan pendampingan kepada para petani. Kegiatan yang dilakukan adalah memberi edukasi tata cara menanam tebu mulai tingkat paling dasar. 

Yakni diawali dari pemilihan lahan tebu, pemilihan bibit, dan persiapan pemupukan. Kemudian melakukan pemeliharaan kebun yang optimal hingga persiapan sarana penunjang panen.

"Dalam hal ini kami langsung terjun langsung ke lapangan untuk mengedukasi petani tebu dan memberikan pembinaan mulai pemilihan lahan, penanaman, pemeliharaan, hingga siap panen tebu," ujar Asisten Manajer Tanaman PG Ngadiredjo Ahmad Nasirwan usai memberi edukasi kepada petani tebu di wilayah Desa Purwodadi, Kecamatan Kras pada Kamis (4/12) lalu.

Pria yang akrab disapa Pak Mamad ini menjelaskan, ada empat hal penting yang harus diperhatikan sebelum menanam tebu. Yaitu, akses jalan menuju lahan, tingkat kemiringan lahan, analisa tanah, dan penentuan bibit yang cocok.

Baca Juga: PT SGN Ciptakan Inovasi Baru untuk Tingkatkan Produktivitas Tebu 

Kemudian pada proses tanam tebu, ada tiga teknik yang digunakan sejak zaman Belanda. Yaitu teknik sambung pecut, teknik Untu Walang dan teknik Mantenan. Idealnya untuk masa tanam di lahan sawah menggunakan pola A pada Mei hingga Juli. Yakni dengan penyediaan sarana irigasi pompa serta irigasi sungai. Kemudian pola B saat Oktober sampai Desember. Yakni proses pengairannya mengandalkan air hujan.

"Setelah proses pemilihan lahan dan proses tanam selesai, kami akan melanjutkan ke proses pemupukan dan perawatan tanaman hingga masa panen nanti," tandas Mamad.

Sementara itu, Imam, petani tebu asal Desa Purwodadi, Kecamatan Kras mengaku, senang dan terima kasih atas masukan dan pendampingan yang dilakukan dari program PG Ngadiredjo. Dengan bimbingan dan arahan ini, diharapkan mampu menghasilkan tanaman yang baik dan bisa melebihi target. 

"Paling tidak kami menargetkan hasil tanaman mencapai 1.300 kuintal per hektare. Semoga sinergitas yang baik ini memberi keuntungan bersama, PG Ngadiredjo berjaya dan petani sejahtera," harap Imam.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#kabupaten kediri #kecamatan kras #PG Ngadiredjo #petani tebu #Desa Purwodadi