KEDIRI, JP Radar Kediri – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Bhakti Mulia Pare Kediri sukses menggelar wisuda, pelantikan dan angkat sumpah kepada puluhan wisudawan periode lulusan 2023. Sebanyak 74 wisudawan menjalani prosesi wisuda dengan khidmat di Hall Gaharu Bukit Daun Hotel dan Resort pada Kamis (7/9).
Sekolah tinggi ilmu kesehatan favorit di Kabupaten Kediri tersebut, tahun ini berhasil meluluskan 51 wisudawan program pendidikan (prodi) sarjana keperawatan. 11 wisudawan DIII kebidanan serta melantik secara simbolis 12 lulusan prodi Ners Baru. Pelantikan dan angkat sumpah profesi melibatkan Ketua Organisasi Profesi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Kediri bersama para pemuka agama.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan. Ia mengapresiasi segala proses jerih payah para lulusan dalam menimba ilmu. Sehingga berhasil menyandang gelar sarjana tahun ini. Dewi berpesan seluruh lulusan nantinya dapat memberi sumbangsih nyata dalam membantu peningkatan kualitas layanan. Serta jaminan kesehatan bagi masyarakat. Khususnya di wilayah Kabupaten Kediri.
“Ini adalah salah satu program prioritas Bupati Kediri. Mari bersama menciptakan tenaga kesehatan yang solid dan terus bersinergi bersama pemerintah dalam pembangunan kesehatan yang berkualitas di Kabupaten Kediri,” ucapnya.
Ketua STIKes Bhakti Mulia Pare Kediri Ahmad Wasis Setyadi, S.Kep.Ns.,M.Si.,MPH menyampaikan, saat ini civitas akademika STIKes Bhakti Mulia terus berusaha mendorong pengembangan capaian target strategis institusi. Salah satunya dalam menguatkan capacity building institusi di tahun 2023-2024. Hal ini berfokus pada penigkatan tata kelola institusi yang unggul. Dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sesuai standar operasional perguruan tinggi.
Dalam pembangunan kemandirian mahasiswa, STIKes Bhakti Mulia memberi perhatian khusus untuk membangun wawasan entrepreneurship kesehatan dalam pembelajaran di kampus. Selain itu, dalam penguatan reputasi perguruan tinggi, civitas akademika terus berupaya menjaring sejumlah mitra kampus dalam mendorong skill dan keahlian mahasiswa. “Alhamdulilah, kami berhasil menambah prodi baru yaitu S1 Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Segala upaya akan terus kami lakukan dalam meningkatkan mutu tata kelola kampus ke depannya,” punkas Wasis.
Editor : Anwar Bahar Basalamah