Ketujuh kota tersebut yaitu Bandung, Kediri, Mataram, Makassar, Banjarmasin, Palembang dan Medan. Di Kediri berlangsung di Kawasan Simpang Lima Gumul pada Sabtu (4/2).
Kegiatan yang bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan nasabah, terutama kalangan pensiunan tersebut, diikuti oleh Bupati Hanindhito Himawan Pramana beserta jajarannya. Bupati Dhito mengapresiasi kegiatan jalan sehat dan senam bersama yang digelar oleh Bank Mandiri Taspen. Menurutnya, jalan sehat ini merupakan ajang untuk terus meningkatkan kualitas hidup sehat masyarakat di Kabupaten Kediri.
"Kami mendukung penuh kegiatan jalan sehat dan senam bersama yang digelar oleh Bank Mandiri Taspen. Yang melibatkan 500 nasabah pensiunan di Kediri. Kegiatan ini tidak sekadar olahraga bagi para pensiunan tetapi juga merupakan ajakan bagi masyarakat Kabupaten Kediri untuk hidup sehat," ucap Dhito.
Pada acara tersebut, Komisaris Independen Bank Mandiri Taspen Zudan Arif Fakrulloh menjelaskan bahwa kegiatan jalan sehat dan senam sehat merupakan wujud komitmen perusahaan. Khususnya dalam mengimplementasikan Tiga Pilar Mantap Indonesia.
"Tiga Pilar Mantap Indonesia tersebut antara lain Mantap Sehat, Mantap Aktif, dan Mantap Sejahtera. Mantap Sehat bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan dan mutu kehidupan masyarakat khususnya pensiunan untuk mencapai kesehatan optimal," ucap Zudan dalam sambutannya.
Harapannya, dengan nasabah yang sehat, aktif, dan sejahtera, dapat menopang peningkatan kinerja perusahaan. Yang tahun ini diproyeksikan mampu tumbuh di atas pertumbuhan rata-rata industri perbankan nasional. Untuk mewujudkan target tersebut, Bank Mandiri Taspen akan meningkatkan pelatihan wirausaha dan lainnya kepada nasabah. Sebagai informasi, selama tahun 2022, Bank Mandiri Taspen telah menggelar pelatihan untuk nasabah yang menjangkau 9.168 nasabah yang tersebar di 40 kota.
Menurut Zudan, tahun ini perusahaan mencanangkan mampu menyalurkan kredit kepada nasabah sebesar Rp 41,6 triliun. Tumbuh 15 persen dibanding 2022. Begitu pula halnya dengan pengumpulan dana masyarakat atau funding, yang dicanangkan tumbuh 17 persen (yoy). Dengan demikian, total aset Bank Mandiri Taspen hingga akhir 2023, diharapkan mampu mencapai Rp 60,6 triliun, tumbuh 15 persen dibanding tahun lalu.
Pada kesempatan tersebut Bank Mandiri Taspen menyerahkan corporate social responsibility (CSR) senilai Rp 100 juta kepada Pemerintah Kabupaten Kediri yang langsung diterima oleh Dhito. Sebagai implementasi dari sinergitas dan kolaborasi antara Bank Mandiri Taspen dan Pemerintah Kabupaten Kediri yang telah terjalin dengan sangat baik.
“Semoga CSR ini dapat memberikan keberkahan dan kemanfaatan bagi para penerima nantinya. Selain itu juga, penyerahan CSR ini juga memperlihatkan komitmen Bank Mandiri Taspen untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah tempat perseroan bernaung,” imbuh Zudan.
Dhito menyambut baik penyerahan CSR tersebut. Menurutnya, CSR tersebut sebagai bukti nyata dari kolaborasi antara kedua belah pihak. "Terima kasih atas CSR yang dipercayakan kepada kami untuk kami salurkan kepada masyakarat Kabupaten Kediri," ungkap Dhito.
Dengan semua terobosan tersebut, manajemen optimistis Bank Mandiri Taspen akan menjadi bank pensiunan terbesar dan terkemuka di Indonesia. "Tujuan berdirinya Bank Mandiri Taspen adalah untuk melayani dan menyejahterakan para pensiunan ASN, TNI & Polri. Kami ingin agar Bank Mandiri Taspen menjadi leading senior citizen ecosystem bank in Indonesia," tutup Zudan. Editor : Anwar Bahar Basalamah