Diawali di Koramil Kota pelatihan make up (rias wajah) bersama Lembaga Pendidikan Keterampilan (LPK) Bina Kecantikan dengan peserta 161 orang. Kemudian, dilanjutkan di Kantor Kelurahan Banjarmlati pelatihan keterampilan makanan kuliner bersama LPK Dharma Bhakti Fasa sebanyak 238 peserta. Terakhir, di Kantor Kelurahan Tamanan pelatihan keterampilan menjahit bersama LPK Devvy ada 100 peserta.
Kabid Tenaga Kerja Dinkop dan UMTK Kota Kediri Basuki mengatakan, pelatihan keterampilan berbasis kompetensi ini merupakan salah satu Prodamas Plus. Tujuannya untuk memberikan keterampilan kepada masyarakat Kota Kediri. Nantinya mereka setelah lulus uji kompetensi dan mendapatkan sertifikat mampu membuka lapangan kerja sendiri dan bisa bekerja di perusahaan sesuai kompetensinya.
“Pelatihan keterampilan ini pula juga sebagai upaya mengurangi angka pengangguran. Setelah lulus, mereka bisa membuka lapangan kerja sendiri,” ujar Basuki.
Semakin banyak lapangan kerja yang tersedia, tambahnya, itu akan mampu meningkatkan perekonomian mereka. Pelatihan keterampilan tersebut merupakan upaya Pemkot Kediri melalui Dinkop dan UMTK dalam pemulihan ekonomi nasional (PEN).
“Di akhir pelatihan, mereka akan mengikuti ujian dari LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi). Setelah lulus dapat sertifikat profesi sehingga hasilnya benar memiliki kompetensi dan bermanfaat bagi mereka,” ucapnya.
Basuki menambahkan, bagi peserta pelatihan keterampilan yang membuka lapangan kerja bisa memanfaatkan dengan pengajuan program Kredit Usaha Melayani Warga Kota Kediri (Kurnia). Editor : Anwar Bahar Basalamah