"Saran saya bayar iuran tepat waktu. Supaya saat kita membutuhkan fasilitas kesehatan dari BPJS Kesehatan, kita bisa memanfaatkannya."
Begitulah pernyataan M Zainurofi Mahmudi, 33, warga Desa Jabon, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. Pernyataan itu bersumber dari pengalamannya Mei 2021 lalu. Saat ia harus membawa istrinya ke Faskes Pertamanya yaitu klinik Tegar Medika yang berada di Kelurahan Dermo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.
Saat itu, istrinya hendak melahirkan anak pertamanya. Saat dibawa ke klinik dan diperiksa, istrinya memang sudah saatnya melahirkan dengan cara normal.
Namun saat mau menggunakan kartu JKN-KIS, ia lupa belum memayar iuran bulan sebelumnya. Sehingga, saat ingin menggunakan fasilitas kesehatan dari JKN-KIS tidak bisa. "Saat itu saya langsung melunasi iuran beserta membayar dendanya, dan saat itu pula kartu JKN-KIS saya langsung aktif dan bisa meminta surat rujukan," kenangnya.
Dengan rujukan tersebut, istrinya langsung dibawa ke bidan tempat di mana dia biasa memeriksakan selama kehamilan. "Dan alhamdulillah dengan JKN-KIS semua biaya ditanggung BPJS Kesehatan," bebernya.
Rofi mengaku, kalau semua persiapamnya serba mendadak dan persiapan seadanya. Termasuk saat mengurus administrasi, dia sempat panik. Tapi semua berjalan lancar dan baik-baik saja.
Dia mengaku sangat terbantu karena sudah menggunakan BPJS Kesehatan. "Terima kasih Pemerintah sudah memperhatikan kesehatan kami," pungkas Rofi. (ik1)
Editor : adi nugroho