JP Radar Kediri - Jay Idzes, Kapten timnas Indonesia nampaknya tetap bermain di Serie A Italia atau Liga Italia. ini setelah Jay diresmikan menjadi pemain baru Sassuolo, Sabtu (9/8).
Informasi resmi ini disampaikan Sassuolo di laman resminya.
“Sassuolo Calcio AS mengumumkan perekrutan permanen bek Jay Idzes dari Venezia FC,” tulis dari laman resmi Sassuolo.
Idzes bergabung dengan Sassuolo setelah menghabiskan dua musim bersama Venezia sejak musim 2023/2024.
Bergabungnya Idzes ke Sassuolo mendapatkan sambutan hangat dari fans di Indonesia. Terlihat dari unggahan Instagram resmi klub berjuluk Neroverdi itu mendapatkan 207 ribu suka, 18.8 ribu komentar, dan sekitar 7.100 mengunggah ulang.
Rekan satu timnya di Timnas Indonesia seperti Ole Romeny dan Kevin Diks juga terlihat mengucapkan selamat di kolom komentar.
Adapun, Idzes adalah rekrutan keenam tim yang dilatih pelatih asal Italia Fabio Grosso itu setelah Tarik Muharemovic, Ismael Kone, Sebastian Walukiewicz, Alieu Fadera, dan Patrick Nuamah.
Profil Sassuolo
Sassuolo baru saja kembali ke Serie A setelah bermain di kasta kedua selama semusim, tempat dimana mereka akhirnya menjadi juara dengan 82 poin.
Nantinya, Sassuolo akan menghadapi klub Prancis, Brest, pada laga pramusim yang dimainkan di Stadion Francis-Le Ble pada Sabtu pukul 23.00 WIB.
Laga itu merupakan laga pramusim terakhir Sassuolo menjelang laga resmi pertama mereka untuk musim 2025/2026 ketika menghadapi U.S. Catanzaro 1929 pada ajang Coppa Italia, Jumat (15/8), di kandang sendiri, di Stadion Mapei.
Setelah itu, Sassuolo akan membuka Serie A dengan melawan juara bertahan Napoli di Stadion Mapei pada pekan berikutnya, tepatnya pada hari Sabtu (23/8).
Untuk diketahui, Sassuolo adalah klub asal kota Sassuolo yang berada di provinsi Modena di Emilia-Romagna.
Kesebelasan Sassuolo juga merupakan salah satu yang membuat kota tersebut terkenal selain karena industri ubin.
Klub bernama lengkap Unione Sportiva (US) Sassuolo Calcio didirikan sejak 1920. Sejak berdiri, kiprah Sassuolo lebih banyak berada di kompetisi level bawah sepak bola Italia.
Kesebelasan yang memiliki julukan berdasarkan warna pada jerseynya itu sering mondar-mandir di Serie D dan C2.
Memasuki tahun 2006, Sassuolo untuk kali pertama menembus divisi C1. Hanya dua musim di kasta ketiga sepak bola Italia, Sassuolo kemudian menembus Serie B pada 2008.
Daya saing Sassuolo terbilang baik lantaran menjadi penghuni tetap Serie B selama lima musim. Bahkan Sassuolo kemudian promosi ke Serie A pada 2013 dan mencatatkan sejarah penting untuk kali pertama tampil dalam kompetisi kelas satu di Italia.
Sassuolo membuktikan tak sekadar lewat di Serie A. Persaingan dengan klub-klub besar tak membuat Sassuolo alergi. Pada musim 2015/2016 Sassuolo sempat bertengger di peringkat keenam dan lolos ke Liga Europa untuk musim berikutnya.
Klub yang bermarkas di Stadion Citta del Tricolore itu lebih sering menjadi penghuni papan tengah. Pada musim 2023/2024 Sassuolo gagal bersaing dan degradasi ke Serie B.
Editor : Shinta Nurma Ababil