JP Radar Kediri - Setelah satu dekade membela Tottenham Hotspur, bintang asal Korea Selatan, Son Heung-min, secara resmi mengumumkan kepergiannya dari klub.
Pernyataan itu disampaikannya dalam sebuah konferensi pers yang penuh emosi di Seoul pada awal Agustus 2025. Son mengakhiri perjalanannya bersama Spurs dengan catatan yang luar biasa: lebih dari 170 gol dan 100 assist dalam lebih dari 450 pertandingan.
Son bukan hanya ikon Tottenham, tapi juga pahlawan bagi para penggemar sepak bola Asia. Selama waktunya di London, ia dikenal bukan hanya karena ketajamannya di lapangan, tapi juga karena sikap profesional dan dedikasi tinggi kepada tim.
Kini, Son dikabarkan akan bergabung dengan Los Angeles FC (LAFC) di Major League Soccer. Proses negosiasi antara kedua pihak sudah memasuki tahap akhir, dan diperkirakan akan rampung sebelum bursa transfer musim panas ditutup.
LAFC disebut tertarik memboyong Son sebagai pemain bintang mereka, dengan kontrak spesial sebagai Designated Player. Dukungan besar dari komunitas Korea di Los Angeles menjadi salah satu daya tarik tersendiri dalam kepindahan ini.
Selain LAFC, beberapa klub dari Arab Saudi sempat menunjukkan minat besar. Namun Son disebut lebih tertarik menjajal kompetisi di Amerika Serikat yang dianggap lebih kompetitif secara teknis dan juga membuka peluang baru secara komersial.
Walaupun kontraknya bersama Tottenham sebenarnya masih berlaku hingga 2026, keputusan Son untuk pindah tampaknya mendapat restu dari klub. Apalagi, nilai transfer yang diperkirakan berada di kisaran £15–20 juta dianggap cukup masuk akal untuk pemain di usia 33 tahun.
Kepindahan ini menandai awal babak baru dalam karier Son. Meskipun meninggalkan Premier League, ia tetap menjadi sosok penting di timnas Korea Selatan dan masih memiliki ambisi besar di panggung internasional.
Author : Muhammad Farhansyah - PSDKU Polinema Kediri