JP Radar Kediri – Masa depan Hakan Calhanoglu bersama Inter Milan sempat menjadi teka-teki. Gelandang timnas Turki itu sebelumnya ramai dikabarkan akan hengkang dari Giuseppe Meazza, menyusul ketertarikan serius dari raksasa Turki, Galatasaray.
Bahkan, raksasa Turki disebut telah mencapai kesepakatan pribadi dengan Calhanoglu. Situasi itu memicu reaksi keras dari kapten Inter, Lautaro Martinez, yang secara terbuka mengkritik sikap rekan setimnya tersebut. Dalam sebuah pernyataan, Lautaro menyindir Calhanoglu dan mempersilakannya pergi jika memang sudah tidak betah di Inter.
Komentar tajam Lautaro langsung memancing reaksi dari publik. Banyak fans Nerazzurri yang kemudian menyudutkan Calhanoglu dan menganggapnya sudah tak loyal pada klub. Aroma perpisahan pun semakin kuat.
Baca Juga: Tanpa Gelandang Andalan, Mampukah Indonesia U-23 Jinakkan Thailand?
Namun, dalam perkembangan terbaru, semua spekulasi itu dibantah langsung oleh sang pemain. Galatasaray akhirnya mundur dari negosiasi lantaran tak sanggup memenuhi tuntutan harga dari pihak Inter. Sementara itu, Calhanoglu memilih untuk menyudahi kisruh yang sempat memanas.
Dalam pernyataannya yang dikutip dari ANSA, Calhanoglu menegaskan bahwa dirinya tetap berkomitmen untuk Inter Milan.
Saya bertahan di Inter. Saya bahagia berada di sini,"tegasnya.
Calhanoglu menegaskan bahwa hubungannya dengan Lautaro kini sudah kembali harmonis. Keduanya telah melakukan dialog secara internal untuk meredakan ketegangan dan menyelesaikan kesalahpahaman yang sempat jadi sorotan publik.
Saya dan Lautaro baik-baik saja. Kami sudah bicara dan semuanya jelas. Tidak ada masalah," tambahnya.
Baca Juga: Jadwal Semifinal Timnas Indonesia U-23 vs Thailand U-23, Penentu Final!
Calhanoglu sendiri masih terikat kontrak hingga 2027. Selama berseragam Inter, ia telah mencatatkan 182 penampilan di semua kompetisi, mencetak 38 gol dan menyumbang 32 assist. Dengan keputusan ini, sang gelandang menjadi bagian penting dari rencana pelatih Inter untuk musim mendatang.
Saat ini, Calhanoglu fokus untuk menjaga performa terbaik dan membawa Inter kembali berjaya. Di sisi lain, ia juga bertekad untuk memulihkan kepercayaan Interisti yang sempat terguncang akibat kabar kepergiannya.
Author : Muhammad Rizky (Politeknik Negeri Malang)
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira